Paru-paru (Pixabay/Gerd Altmann)
INDOZONE.ID - Paru-paru basah, atau yang dikenal dalam istilah medis sebagai pneumonia, bukan cuma penyakit ‘orang tua’. Nyatanya, penyakit ini juga bisa menyerang anak muda dan bukan karena tidur pakai kipas angin.
Pneumonia adalah infeksi yang bikin kantung udara (alveoli) di paru-paru meradang dan terisi cairan atau nanah. Gejalanya bisa mulai dari batuk parah, demam, sampai sesak napas. Yang sering terlewat, ternyata ada banyak kebiasaan sehari-hari yang diam-diam bisa memicu pneumonia. Yuk, cek daftarnya!
Baik jadi perokok aktif maupun pasif, asap rokok tetap berbahaya. Zat kimia di dalamnya bisa merusak jaringan paru dan bikin tubuh lebih gampang kena infeksi, termasuk pneumonia.
Penelitian menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko lebih tinggi terkena pneumonia karena paru-parunya sudah dalam kondisi yang lebih rapuh akibat paparan asap yang terus-menerus.
Hirup udara penuh polusi setiap hari bisa jadi bom waktu buat kesehatan paru-paru. Partikel berbahaya dari kendaraan, pabrik, dan debu bisa mengendap dan menurunkan daya tahan paru.
Anak-anak dan lansia paling rentan, tapi orang muda juga enggak kebal. Penelitian menunjukkan, semakin tinggi paparan polusi, makin besar juga risiko infeksi saluran pernapasan.
Baca juga: Penelitian: Polusi Udara Picu Kanker Paru-Paru pada Non-Perokok di Indonesia
Ilustrasi mencuci tangan. (Freepik)
Virus dan bakteri penyebab pneumonia bisa menempel di benda sehari-hari dan masuk ke tubuh lewat tangan yang tidak bersih. Makan tanpa cuci tangan atau menyentuh wajah setelah pegang ponsel tanpa bersih-bersih bisa jadi jalur infeksi.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir adalah salah satu langkah paling efektif untuk mencegah pneumonia dan penyakit menular lainnya.
Suka jajan sembarangan dan jarang makan sayur bisa bikin daya tahan tubuh lemah. Kurang asupan vitamin C, D, dan zinc membuat tubuh lebih rentan diserang virus dan bakteri.
Penelitian menunjukkan, nutrisi yang cukup sangat penting dalam menjaga sistem imun agar bisa melawan infeksi pernapasan seperti pneumonia.
Malas gerak bisa bikin paru-paru jadi kurang optimal dalam bekerja. Olahraga membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan sirkulasi darah, yang sangat penting untuk menjaga sistem pernapasan tetap sehat.
Gaya hidup aktif terbukti bisa menurunkan risiko terkena infeksi saluran pernapasan, termasuk pneumonia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Webmd.com, Springer.com