Ilustrasi Ucapan Selamat Lari Dalam Bahasa Inggris. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Pernahkah kamu berpikir mana yang lebih baik lari atau berjalan untuk menurunkan berat badan? Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang ingin melakukan diet, tetapi bingung memilih olahraga yang tepat.
Lari dikenal sebagai olahraga yang cepat membakar kalori, sedangkan berjalan dianggap lebih ringan dan mudah dilakukan siapa saja.
Keduanya jelas punya manfaat, tetapi efeknya bisa berbeda tergantung kondisi tubuh dan tujuan masing-masing.
Tak sedikit orang yang justru bingung menentukan mana yang terbaik untuk rutinitas harian mereka.
Untuk membantu kamu memilih, berikut penjelasan lengkap mengenai kelebihan dan efektivitas kedua olahraga ini.
Berjalan dan berlari termasuk latihan kardiovaskular aerobik atau kardio yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.
Aktivitas ini dapat membantu menurunkan atau mempertahankan berat badan ideal, sekaligus memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Baca juga: Bisakah Berlari dengan Kondisi Lutut Lemah? Ini Penjelasannya
Kardio juga berperan dalam mencegah serta mengelola penyakit kronis, termasuk menjaga kesehatan jantung.
Selain itu, olahraga ini terbukti mendukung kesehatan mental dengan menurunkan tingkat kecemasan dan depresi.
Sebuah studi besar pada tahun 2013 yang melibatkan hampir 50.000 peserta menemukan, bahwa berlari maupun berjalan dapat membantu menurunkan berat badan.
Berjalan memberikan hasil penurunan berat badan pada hampir semua peserta, sedangkan berlari terbukti lebih efektif pada laki-laki dan perempuan dengan punya berat badan tertinggi versi dirinya.
Baca juga: 7 Manfaat Meditasi Berjalan untuk Kurangi Stres dan Tingkatkan Kualitas Tidur
Namun, beberapa perempuan menganggap berjalan hampir sama efektifnya dengan berlari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Verywell Fit