kesemutan di tangan (freepik @krakenimages.com)
INDOZONE.ID - Kesemutan sering dianggap biasa, padahal 9 penyebab kesemutan yang harus diwaspadai ini bisa jadi sinyal masalah kesehatan serius.
Kondisi yang secara medis dikenal sebagai parestesia ini muncul ketika saraf mengalami iritasi, menyebabkan sinyal menuju otak tidak seimbang.
Gejalanya terasa seperti aliran listrik halus atau sensasi semut merayap pada anggota tubuh.
Karena dapat mengganggu aktivitas, memahami apa saja penyebab kesemutan adalah langkah penting.
Baca juga: Minum Hot Cocoa Ternyata Bikin Tubuh dan Otak Makin On, Dokter Ungkap 3 Manfaat Penting
Berikut beberapa penyebab kesemutan yang harus diwaspadai dan butuh bantuan dokter untuk menanganinya.
Saraf terjepit adalah pemicu kesemutan yang sangat umum. Posisi tubuh yang tidak tepat, seperti duduk bersila terlalu lama, membuat saraf mengalami tekanan.
Tekanan tersebut menimbulkan mati rasa atau rasa menggelitik yang menjalar ke bagian lain tubuh. Kondisi ini umumnya membaik ketika tekanan dilepas dan peredaran darah kembali normal.
Sebagian kasus kesemutan dapat dipicu oleh keracunan makanan laut yang tercemar racun ciguatera. Zat ini berasal dari plankton yang terbawa ke tubuh manusia melalui konsumsi ikan tertentu.
Racun tersebut mengganggu saraf dan memicu sensasi tidak nyaman pada anggota tubuh (parestesia).
Pada kondisi berat, gejala dapat berkembang menjadi gangguan jantung yang memerlukan perhatian medis segera.
Gagal ginjal memicu gangguan neuropati perifer karena penumpukan zat sisa metabolisme (uremik) dalam darah. Kerusakan saraf tepi ini menyebabkan mati rasa, lemas, dan kesemutan berkepanjangan.
Ketika fungsi ginjal menurun, tubuh kehilangan kemampuan menjaga keseimbangan elektrolit sehingga saraf tidak bekerja optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mitrakeluarga.com