Ilustrasi nyeri lutut (nexushealthclinic.com)
INDOZONE.ID - Nyeri pada lutut tidak selalu berakhir dengan tindakan operasi. Beberapa kondisi masih dapat dikendalikan melalui obat, fisioterapi, serta perubahan gaya hidup.
Namun, kerusakan lutut berat sering berkembang perlahan tanpa disadari.
Ketika terapi konservatif tidak lagi efektif karena sendi mengalami gangguan struktural yang parah, operasi penggantian sendi menjadi pilihan medis.
Baca juga: Urat Lutut Putus Karena Olahraga Kini Bisa Ditangani Lebih Aman dengan Ligamen Buatan
Oleh karena itu, pengenalan 5 penyebab utama kerusakan lutut sejak awal sangat penting untuk pencegahan. Berikut adalah 5 penyebab utama kerusakan lutut:
Osteoartritis terjadi ketika tulang rawan sendi menipis secara progresif. Ini adalah penyebab paling umum dari kerusakan lutut. Gesekan langsung antartulang memicu nyeri lutut berkepanjangan.
Fungsi lutut menurun sehingga aktivitas harian menjadi terbatas. Selain itu, deformitas tulang dapat muncul pada stadium lanjut. Faktor penuaan, genetik, dan riwayat cedera turut mempercepat proses kerusakan lutut ini.
Rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun yang menyerang lapisan sendi (lutut). Peradangan menetap menyebabkan kerusakan tulang rawan dan perubahan bentuk tulang.
Ilustrasi lutut sakit (Freepik/wayhomestudio)
Kondisi ini sering menyerang kedua lutut secara bersamaan. Selain itu, penyakit peradangan lain juga berisiko merusak sendi, memperburuk kondisi lutut dari waktu ke waktu.
Cedera lutut di masa lalu dapat menimbulkan kerusakan sendi jangka panjang. Robekan ligamen atau fraktur mengubah stabilitas lutut secara permanen.
Artritis pascatrauma dapat muncul bertahun-tahun setelah cedera awal, bahkan setelah cedera sembuh.
Akibatnya, ruang gerak menurun dan nyeri muncul saat beraktivitas. Kondisi ini sering dialami mantan atlet usia produktif, di mana kerusakan lutut berkembang perlahan setelah trauma berat.
Baca juga: Tak Perlu ke Luar Negeri, Eka Hospital Sukses Lakukan 100 Operasi Penggantian Lutut Pakai Robotik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Siloamhospitals.com