Ilustrasi Makanan Pereda Sakit Tenggorokan. (Foto: Freepik @diana-grytsku)
INDOZONE.ID - Sakit tenggorokan memang nyebelin. Mau ngomong serba nggak enak, nelan susah, bahkan minum air putih aja terasa perih.
Biasanya kondisi ini muncul karena flu, batuk, kurang istirahat, atau terlalu sering begadang sambil ngopi.
Kabar baiknya, nggak selalu harus langsung minum obat. Ada beberapa makanan alami yang bisa bantu meredakan sakit tenggorokan sekaligus bikin badan terasa lebih nyaman.
Selain mudah dicari, rasanya juga bersahabat di lidah. Berikut, tujuh makanan yang dikenal ampuh membantu meredakan sakit tenggorokan dilansir dari Healthline.
Baca juga: 7 Makanan Pereda Sakit Gigi yang Direkomendasikan Dokter dan Ahli Nutrisi
Madu jadi salah satu andalan saat tenggorokan terasa nggak beres. Kandungan antibakteri dan antioksidan di dalam madu membantu melawan kuman penyebab iritasi.
Teksturnya yang kental juga bisa melapisi tenggorokan, sehingga rasa perih perlahan berkurang. Madu paling nikmat dikonsumsi langsung atau dicampur dengan air hangat dan perasan lemon.
Sup ayam bukan cuma comfort food, tapi juga punya manfaat nyata buat tenggorokan. Kuah hangatnya membantu melembapkan tenggorokan yang kering dan mengurangi peradangan.
Kandungan protein dari ayam juga bantu daya tahan tubuh supaya lebih cepat pulih. Bonusnya, sup ayam gampang dicerna dan bikin badan terasa lebih rileks.
Jahe dikenal punya sifat antiinflamasi dan antibakteri alami. Rasa hangat dari jahe bisa membantu mengurangi nyeri dan rasa gatal di tenggorokan.
Biasanya jahe dikonsumsi sebagai minuman hangat, bisa direbus lalu ditambahkan madu atau gula aren. Efek hangatnya bikin tenggorokan lebih lega.
Kalau tenggorokan lagi sakit, makanan bertekstur lembut jadi pilihan terbaik. Pisang termasuk buah yang empuk, mudah ditelan, dan nggak bikin iritasi.
Selain itu, pisang kaya vitamin B6, vitamin C, dan kalium yang membantu menjaga stamina tubuh selama masa pemulihan.
Baca juga: 7 Makanan Pereda Nyeri Haid yang Bisa Bikin Kamu Lebih Nyaman
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline