Ilustrasi makanan mengandung magnesium (Freepik/yuliyafurman)
INDOZONE.ID - Magnesium belakangan menjadi salah satu mineral yang banyak diperbincangkan dalam dunia kesehatan.
Zat gizi esensial ini, umumnya diperoleh dari makanan sehari-hari. Namun sebagian orang, memilih menambahkan suplemen untuk memenuhi kebutuhan tubuh.
Sejumlah penelitian menunjukkan, pola makan kaya magnesium, berkaitan dengan risiko lebih rendah terkena stroke, diabetes tipe 2, dan osteoporosis.
Bahkan, beberapa studi juga mengaitkan suplemen magnesium dengan pengelolaan berbagai kondisi. Mulai dari attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) hingga sindrom kaki gelisah (restless leg syndrome).
Lalu, seberapa besar manfaat magnesium? Apakah popularitasnya sebanding dengan bukti ilmiah yang ada?
Baca juga: Stop! 7 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bikin Suplemen Magnesium Kamu Nggak Ngefek
Dikutip dari Medical News Today, magnesium merupakan mineral esensial yang memiliki berbagai fungsi vital bagi tubuh.
Ahli diet kardiologi preventif di EntirelyNourished, Michelle Routhenstein, menjelaskan, magnesium membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi.
Lalu, mendukung fungsi otot dan saraf, menjaga detak jantung tetap stabil, mengatur kadar gula darah, serta membantu mempertahankan tekanan darah yang sehat.
Menurut Routhenstein, penelitian memang menunjukkan, asupan magnesium yang lebih tinggi, dikaitkan dengan penurunan risiko stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan pengeroposan tulang.
Ilustrasi makanan mengandung magnesium (Freepik/jcomp)
Namun, ia mengingatkan, sebagian besar bukti tersebut berasal dari studi observasional. Artinya, orang yang mengonsumsi makanan tinggi magnesium, umumnya juga memiliki pola makan yang lebih sehat secara keseluruhan.
Sehingga, sulit memastikan bahwa magnesium menjadi satu-satunya faktor pelindung.
Sementara itu, dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari Providence Saint John’s Health Center, Santa Monica, California, Sheryl Ross, menambahkan, magnesium berperan penting dalam sintesis protein.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical News Today