Ilustrasi cara menurunkan kadar gula darah. (Pexels/Tirachard Kumtanom)
INDOZONE.ID - Lonjakan gula darah setelah makan, masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi, dan berpotensi berdampak serius dalam jangka panjang.
Jika terjadi berulang, kondisi tersebut dapat memicu resistensi insulin, hingga meningkatkan risiko diabetes.
Selama ini, banyak orang berupaya mengatasinya dengan mengubah jenis makanan. Namun, apakah itu satu-satunya cara?
Seorang ahli mengungkapkan bahwa, solusi sederhana ini justru bisa dimulai dari urutan makan.
Baca juga: Magnesium Baik untuk Jantung, Stres, dan Gula Darah: Fakta atau Overclaim?
Dikutip dari Hindustan Times, Ahli Endokrinologi, Alessia Roehnelt, menjelaskan, urutan makanan yang dikonsumsi dapat memengaruhi respons gula darah dalam tubuh.
Menurutnya, kesalahan umum yang sering dilakukan adalah, memulai makan dengan karbohidrat, seperti roti atau nasi. Padahal, kebiasaan ini dapat menyebabkan gula darah naik dengan cepat.
“Sebagian besar orang memulai makan dengan roti, tetapi pola ini membuat gula darah meningkat tajam. Sebaiknya mulai dengan sayuran, kemudian protein dan lemak, baru karbohidrat,” ucap Roehnelt.
Ilustrasi makanan sehat yang dimulai dengan sayuran, protein, baru karbo. (freepik/pvproductions)
Pendekatan ini didasarkan pada prinsip fisiologi sederhana. Saat seseorang mengonsumsi sayuran terlebih dahulu, diikuti protein dan lemak, lalu karbohidrat di akhir, tubuh akan memproses glukosa secara lebih bertahap.
Sayuran dan protein membantu memperlambat pengosongan lambung, sehingga penyerapan glukosa ke dalam aliran darah terjadi lebih lambat.
Akibatnya, lonjakan gula darah dapat diminimalkan. Selain itu, tubuh juga membutuhkan lebih sedikit insulin untuk mengelola kadar gula darah setelah makan.
Lonjakan gula darah yang terjadi secara cepat dan berulang, dapat memberikan dampak negatif, seperti:
Insulin yang dilepaskan dalam jumlah besar, tidak hanya mengatur gula darah, tetapi juga berperan dalam penyimpanan lemak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times