Ilustrasi sakit kepala. (John Hopkin Medicine)
INDOZONE.ID - Sakit kepala merupakan salah satu keluhan kesehatan yang paling umum dialami oleh banyak orang, baik pria maupun wanita dari berbagai usia.
Rasa nyeri yang muncul bisa berbeda-beda, mulai dari ringan hingga berat, dan dapat terjadi di berbagai bagian kepala, termasuk di bagian atas.
Dengan penanganan yang tepat, sakit kepala bagian atas dapat diredakan bahkan dicegah agar tidak sering kambuh. Berikut penjelasannya.
Baca juga: 7 Penyebab Sakit Kepala Setelah Minum Air dan Cara mengatasinya!
Ilustrasi seseorang sedang sakit kepala (Pexels/Andrea Piacquadio)
Sakit kepala bagian atas adalah kondisi ketika rasa nyeri terfokus di area puncak kepala atau ubun-ubun. Sensasi yang dirasakan bisa berupa tekanan, rasa berat, atau seperti ada ikatan yang melingkari kepala. Pada sebagian orang, rasa sakit ini juga bisa menjalar ke bagian leher atau bahu.
Jenis sakit kepala ini umumnya berkaitan dengan ketegangan otot di sekitar kepala dan leher. Namun, dalam beberapa kasus, sakit kepala bagian atas juga bisa disebabkan oleh kondisi lain seperti migrain, dehidrasi, atau gangguan kesehatan tertentu.
Meskipun sering tidak berbahaya, penting untuk tidak mengabaikan gejala ini, terutama jika muncul secara terus-menerus.
Baca juga: 7 Minuman Pereda Sakit Kepala yang Mudah Ditemukan, Simpel tapi Ngaruh
Sakit kepala bagian atas dapat dipicu oleh berbagai faktor. Berikut adalah beberapa penyebab yang paling sering terjadi:
1. Sakit Kepala Tegang (Tension Headache)
Ini merupakan penyebab utama sakit kepala di bagian atas. Sakit kepala tegang terjadi akibat kontraksi atau ketegangan pada otot-otot di kepala, leher, dan bahu. Biasanya, rasa nyeri terasa seperti tekanan yang konstan di seluruh kepala.
Kondisi ini sering dialami oleh orang dewasa, terutama mereka yang memiliki tingkat stres tinggi atau kebiasaan duduk dalam posisi yang kurang baik dalam waktu lama.
2. Stres dan Tekanan Emosional
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Totalwellnesshealth.com