Orang yang bersikap tenang. (photo/Ilustrasi/Pexels/S Migaj)
INDOZONE.ID - Pernah merasa semuanya berjalan santai, tetapi di hari lain hal sepele malah membuatmu overthinking dan hampir “meledak”? Itu hal yang sangat manusiawi.
Masalahnya bukan pada tekanannya, tetapi pada bagaimana kita meresponsnya. Kabar baiknya, kemampuan untuk tetap tenang di situasi penuh tekanan bukan bawaan lahir, ini keterampilan yang bisa dilatih.
Banyak orang mengira tenang berarti tidak peduli. Padahal justru sebaliknya. Orang yang bisa menjaga ketenangan biasanya:
Di situasi seperti deadline mepet, konflik kerja, atau kondisi tak terduga, sikap ini bisa menjadi pembeda antara “menangani dengan baik” atau “ikut tenggelam dalam stres”.
Baca juga: Peluk Pohon Bisa Bikin Lebih Tenang? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Realitanya, tekanan akan selalu ada. Namun, yang membedakan adalah cara kamu mengelolanya.
Pikiran yang stabil membuatmu tetap “grounded”, bahkan saat situasi terasa kacau. Dari sini, kamu bisa melihat masalah lebih jernih dan tidak gegabah dalam bertindak.
Saat stres, pikiran sering:
Mindfulness membantu kamu kembali ke saat ini. Dengan melatih fokus pada “sekarang”, kamu bisa:
Cukup beberapa menit setiap hari, efeknya bisa terasa besar dalam jangka panjang.
Sikap ikhlas dan tenang menjadi kunci saat emosi dan amarah terpicu. (freepik.com)
Karena saat kamu tenang:
Bukan hanya untuk diri sendiri, sikap tenang juga bisa menjadi “penenang” bagi orang di sekitarmu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Calm.com