7 Manfaat Prune untuk Kesehatan. (Health.com)
INDOZONE.ID - Prune atau buah plum kering mungkin sudah tidak asing buat sebagian orang. Buah ini sering dijadikan topping pada kue lapis legit yang biasa muncul saat Lebaran, Natal, atau Imlek.
Bentuknya kecil, berwarna gelap, dan punya rasa manis yang khas. Tapi ternyata, prune punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.
Prune kaya akan serat, vitamin K, kalium, antioksidan, dan senyawa alami seperti sorbitol yang membantu proses buang air besar. Karena itulah, prune cocok banget buat kamu yang sering sembelit.
Berikut ini 7 manfaat prune untuk kesehatan yang sayang untuk dilewatkan:
Prune sudah lama dikenal sebagai solusi alami untuk mengatasi sembelit. Kandungan serat yang tinggi, terutama serat tidak larut, membantu mempercepat pergerakan usus.
Selain itu, prune juga mengandung sorbitol, sejenis gula alkohol alami yang memiliki efek laksatif ringan, sehingga bisa membantu melembutkan feses dan memperlancar buang air besar.
Baca Juga: Kebiasaan saat Membuat Jus yang Ternyata Kurang Tepat, Kamu Begini Juga?
Prune juga bagus untuk kesehatan tulang. Prune mengandung nutrisi penting seperti vitamin K, kalium, boron, dan magnesium yang berperan dalam pembentukan dan perlindungan massa tulang.
Beberapa penelitian menunjukkan, konsumsi prune secara rutin bisa membantu mencegah pengeroposan tulang dan memperkuat struktur tulang. Ini menjadikan prune sebagai pilihan camilan sehat.
ilustrasi Prune (Realsimple.com)
Prune memiliki indeks glikemik yang rendah. Artinya, prune tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba. Kandungan seratnya membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.
Ini menjadikan prune sebagai alternatif camilan sehat bagi penderita diabetes, asalkan dikonsumsi dalam porsi yang wajar. Prune juga bisa membantu menjaga kadar insulin tetap stabil.
Baca Juga: 7 Manfaat Jus Nanas Campur Apel untuk Kesehatan Tubuh, Kamu Harus Tahu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Health