Ilustrasi Pemeriksaan HIV/AIDS di Puskesmas. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Masih banyak yang penasaran, apakah HIV/AIDS itu ditanggung BPJS? Jawabannya iya, termasuk pemeriksaannya juga.
Bahkan sekarang, tes HIV sudah bisa kamu lakukan di puskesmas dengan cara yang mudah dan pastinya lebih praktis.
Baca juga: Pertolongan Pertama Angin Duduk agar Tidak Berujung Fatal, Bukan Dikerok!
Agar semakin jelas, yuk simak alurnya pemeriksaannya dari awal hingga akhir.
Langkah pertama, cukup datang ke puskesmas terdekat sesuai faskes BPJS kamu. Langsung daftar di loket untuk tes HIV.
Bagi kamu yang menggunakan BPJS, tes ini gratis, nggak dipungut biaya. Jika non-BPJS, biasanya ada biaya administrasi, tapi masih relatif murah kok.
Tes HIV di puskesmas ini biasanya melalui program VCT (Voluntary Counseling and Testing), jadi bukan hanya tes, tapi ada konseling dari awal hingga akhir.
Di sini kamu akan dikasih penjelasan soal HIV/AIDS dan ditanya beberapa hal yang berkaitan dengan risiko penularan.
Baca juga: Gejala Hipotermia yang Sering Diabaikan dan Cara Penanganannya, Pendaki Wajib Tahu!
Metodenya menggunakan rapid test, jadi hanya ambil darah sedikit dari ujung jari. Hasilnya juga bisa ditunggu dan disampaikan secara privat.
Perlu diingat, tes ini idealnya dilakukan minimal 3 minggu setelah risiko paparan, karena antibodi HIV butuh waktu untuk terdeteksi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Klik Dokter