Ilustrasi Sakit Mata Merah. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Banyak orang masih percaya jika sakit mata merah bisa menular hanya karena saling menatap dengan penderitanya. Akibat mitos ini, tidak sedikit orang langsung menghindar saat melihat mata seseorang merah.
Namun, apakah mitos ini benar? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Baca juga: Pertolongan Pertama Angin Duduk agar Tidak Berujung Fatal, Bukan Dikerok!
Faktanya, anggapan sakit mata menular melalui kontak mata hanyalah mitos. Penyakit mata merah memang bisa menular, tapi bukan karena saling pandang.
Penularan biasanya terjadi melalui sentuhan tangan, benda yang terkontaminasi, atau kebersihan diri yang kurang terjaga.
Mata merah bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti:
Jadi, jika seseorang mengalami mata merah, bukan berarti kamu akan tertular hanya karena menatapnya.
Penularan sakit mata merah biasanya terjadi karena kontak tidak langsung. Misalnya:
Virus atau bakteri dari tangan bisa berpindah ke mata saat seseorang memegang wajah atau mengucek mata. Itulah sebabnya, sumber utama penularan sakit mata adalah kebersihan, bukan tatapan.
Baca juga: Apakah HIV/AIDS Ditanggung BPJS? Ini Penjelasan Lengkapnya
Kondisi yang paling sering dikaitkan dengan sakit mata merah adalah konjungtivitis. Konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva, yaitu lapisan tipis bening yang menutupi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata.
Gejala penderita biasanya meliputi:
Jika disebabkan virus atau bakteri, kondisi ini memang bisa menular.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hello Sehat