Ilustrasi Nyeri Payudara Saat Menyusui. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Nyeri payudara saat menyusui adalah keluhan yang cukup sering dialami ibu baru, terutama di minggu-minggu awal setelah melahirkan. Rasa sakit ini bisa bikin ibu jadi tidak nyaman, stres, bahkan takut menyusui lagi.
Padahal, menyusui seharusnya tidak terasa sangat sakit. Jika muncul nyeri terus-menerus, biasanya ada penyebab yang bisa diperbaiki, mulai dari posisi bayi yang kurang pas hingga payudara bengkak atau infeksi.
Kabar baiknya, sebagian besar nyeri payudara saat menyusui bisa diatasi dengan langkah sederhana di rumah. Yuk, simak artikel berikut.
Baca juga: Sakit Mata Merah Menular dari Tatapan, Mitos atau Fakta?
Tubuh ibu sedang beradaptasi dengan produksi ASI setelah melahirkan. Pada fase awal, payudara memang bisa terasa penuh, sensitif, atau sedikit tidak nyaman.
Tapi jika rasa sakit berlebihan, kemungkinan penyebabnya antara lain:
Baca juga: Cara Mengatasi Cantengan di Rumah, Biar Gak Makin Parah
Rasa perih ringan di awal hisapan kadang masih normal, terutama di hari-hari pertama. Biasanya hilang dalam 30 detik hingga 1 menit.
Jika sakit terus selama menyusui, kemungkinan pelekatan bayi kurang tepat.
Payudara terasa penuh, keras, hangat, dan nyeri karena ASI menumpuk. Biasanya, ini terjadi saat ASI mulai banyak keluar.
Puting bisa luka, pecah-pecah, atau berdarah karena gesekan dari posisi mulut bayi yang kurang pas.
Muncul benjolan kecil yang nyeri di salah satu area payudara.
Ini peradangan payudara yang bisa disertai infeksi.
Gejalanya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Primaya Hospital