6 Manfaat Daun Jarak bagi Kesehatan yang Sayang untuk Dilewatkan (Blibli)
INDOZONE.ID - Daun jarak merupakan salah satu tanaman herbal yang sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional.
Meski sering tumbuh liar di pekarangan, tanaman ini ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.
Di balik bentuk daunnya yang menjari dan mudah ditemukan di sekitar kita, daun jarak mengandung berbagai senyawa alami seperti flavonoid, saponin, dan antioksidan yang dipercaya baik untuk membantu menjaga kesehatan tubuh.
Yuk, simak 6 manfaat daun jarak untuk kesehatan yang sayang sekali jika kamu lewatkan berikut ini!
Daun jarak sering digunakan secara tradisional untuk membantu meredakan nyeri pada sendi dan otot. Biasanya daun ini dihangatkan lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang terasa sakit.
Kandungan alaminya dipercaya dapat memberikan efek hangat sehingga membantu mengurangi rasa nyeri dan membuat tubuh terasa lebih nyaman.
Baca juga: 6 Manfaat Daun Beluntas untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
Daun jarak sejak lama menjadi ramuan tradisional andalan untuk meredakan panas demam pada anak. Sifat alaminya efektif membantu menurunkan suhu tubuh yang tinggi secara aman.
Cukup oleskan daun dengan minyak kelapa, hangatkan sebentar, lalu tempelkan pada dahi atau perut anak. Cara sederhana ini sangat ampuh membuat anak merasa lebih nyaman.
Masuk angin atau perut begah bisa diredakan dengan sensasi hangat dari daun jarak. Kandungan aktifnya membantu mengeluarkan gas yang terjebak di saluran pencernaan.
Kamu bisa menempelkan daun yang sudah dihangatkan langsung ke atas perut yang sakit. Dalam beberapa saat, otot perut akan rileks dan rasa begah perlahan sirna.
Baca juga: 5 Makanan Rendah Kalori Terbaik untuk Diet Sehat, Makan Enak tanpa Gemuk!
Kalau kamu lagi susah buang air besar, daun jarak bisa jadi obat pencahar alami. Kandungannya ampuh merangsang usus biar kotoran di perut cepat keluar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline