Rabu, 17 SEPTEMBER 2025 • 17:10 WIB

10 Kesalahan Pola Makan yang Sering Dilakukan Atlet Remaja

Author

Ilustrasi atlet muda (freepik)

INDOZONE.ID -  Jadi atlet remaja itu nggak gampang. Latihan tiap hari, masih sekolah, bahkan kadang harus jaga pola makan juga. 

Sayangnya, banyak banget atlet remaja yang salah langkah soal nutrisi. Padahal makanan itu punya peran besar banget, bukan cuma buat jaga kesehatan, tapi juga buat performa di lapangan. 

Nah, biar nggak salah arah, ini 10 kesalahan diet yang paling sering dilakukan atlet remaja, plus sedikit tips biar kamu bisa ngatasinnya.

Baca juga: 4 Fakta dan Mitos Seputar Bayam, dari Kandungan hingga Cara Memasak

1. Kurang Makan alias Underfueling

Banyak atlet remaja yang justru makan terlalu sedikit. Padahal, kalori yang kebakar dari latihan, kompetisi, dan aktivitas sehari-hari itu gede banget. 

Kalau nggak tercukupi, bisa bikin badan lemes, pertumbuhan terganggu, sampai performa drop. Intinya, jangan takut makan—selama seimbang, itu justru bahan bakar buat tubuhmu.

2. Ngeremehin Karbohidrat

Tren "protein tinggi" bikin banyak atlet remaja lupa kalau karbohidrat itu penting banget buat energi. Kalau karbo kurang, protein malah dipakai buat energi, bukan buat bangun otot. 

Jadi, pastiin tetap ada nasi, roti, pasta, atau kentang di piringmu.

Baca juga: 4 Rekomendasi Menu Sarapan Tinggi Vitamin D untuk Bikin Mood Lebih Stabil

3. Mulai Latihan dalam Kondisi Dehidrasi

Minum itu bukan cuma pas haus aja. Banyak atlet remaja yang datang latihan dalam kondisi udah dehidrasi duluan. 

Akibatnya, gampang capek dan risiko kena heatstroke makin tinggi. Solusinya simpel: bawa botol minum ke mana-mana, minum juga pas makan, dan pilih buah tinggi air kayak semangka atau jeruk.

4. Lupa Makan Buah dan Sayur

Jangan kira saus tomat atau snack buah bisa dihitung sayur-buahan ya. Buah dan sayur asli itu penting banget karena penuh vitamin, mineral, dan antioksidan yang bantu pemulihan. 

Triknya gampang: coba tambahin buah ke yogurt pagi, bawa potongan apel ke sekolah, atau bikin smoothie sore-sore.

Baca juga: Jus Buah untuk Detoks Tubuh Secara Alami

5. Sering Skip Sarapan

Banyak yang mikir sarapan itu nggak penting, padahal itu kunci buat isi ulang energi sebelum beraktivitas. Kalau pagi buru-buru, coba meal prep dari malam. 

Bisa overnight oats, smoothie, atau bahkan telur rebus dan roti gandum. Cepet, sehat, dan bikin nggak loyo di kelas.

6. Nggak Manfaatin Snack dengan Baik

Snack itu bukan musuh, malah bisa jadi penyelamat biar kebutuhan kalori harian terpenuhi. Sayangnya, banyak yang asal beli snack di minimarket. 

Padahal, snack sehat bisa kamu siapin sendiri, misalnya yogurt + buah, roti gandum + selai kacang, atau kacang-kacangan campur kismis.

Baca juga: 3 Tanda Gigi Rusak yang Sering Diabaikan Anak Muda Menurut Dokter Gigi

7. Lupa Recovery Nutrition

Banyak atlet fokus sama makanan sebelum latihan, tapi lupa isi ulang setelahnya. Recovery itu penting, apalagi kalau jadwal latihan padat. 

Setelah olahraga, usahain minum cukup cairan, makan karbo buat ganti energi, dan protein buat perbaikan otot.

8. Menganggap Semua Suplemen Aman

Suplemen itu tricky. Nggak semua aman, bahkan ada yang bisa bikin atlet kena diskualifikasi karena mengandung zat terlarang. 

Kalau pun perlu suplemen, pastiin pilih yang sudah lewat uji pihak ketiga seperti NSF atau Informed Sport.

Baca juga: Stres Bikin Sariawan? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya Menurut Dokter Gigi

9. Mengandalkan Minuman Energi

Energy drink itu bukan solusi. Memang bikin melek sebentar, tapi kandungan kafein dan campuran bahan lainnya bisa bikin jantung berdebar atau malah bikin capek lebih cepat. 

Kalau butuh energi tambahan, lebih baik periksa lagi apakah asupan kalori dan tidurmu sudah cukup.

10. Cari Info Gizi dari Sosial Media

Scrolling TikTok atau Instagram emang seru, tapi jangan semua tips diet dipercaya. Banyak yang cuma ikut tren tanpa dasar ilmiah. 

Kalau mau serius, lebih baik konsultasi ke ahli gizi olahraga biar dapat arahan yang sesuai kebutuhan tubuhmu.

Pola makan itu bukan cuma soal kenyang, tapi soal strategi biar tubuh bisa tampil maksimal. Atlet remaja punya kebutuhan yang unik karena masih tumbuh dan sekaligus aktif berlatih. Jadi, jangan sampai salah langkah. 

Baca juga: Pandangi Cowok Berotot Bisa Hilangin Stres? Ini Kata Dokter yang Viral di China

Fokus ke makanan nyata (real food), cukup minum, tidur cukup, dan jangan gampang tergoda tips instan dari sosmed.

Kalau kamu atau temanmu lagi bingung soal nutrisi olahraga, nggak ada salahnya minta bantuan ke ahli gizi. 

Ingat, performa terbaik nggak cuma datang dari latihan keras, tapi juga dari apa yang kamu masukin ke dalam tubuhmu setiap hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pbsccs.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU