Selasa, 07 OKTOBER 2025 • 20:30 WIB

5 Suplemen yang Cocok untuk Penderita Migrain, Vitamin B2 hingga CoQ10

Author

Ilustrasi suplemen untuk penderita migrain. (Freepik)

INDOZONE.ID - Migrain bisa datang kapan saja dan bikin aktivitas berantakan.

Selain obat-obatan, ternyata ada juga beberapa suplemen yang bisa membantu mencegah atau mengurangi serangan migrain, lho.

Di antaranya adalah vitamin B2 (riboflavin), magnesium, dan co-co-enzyme Q10.

Baca juga: Waspada Migrain dengan Aura! Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Apa Itu Suplemen untuk Migrain?

Suplemen makanan biasanya mengandung berbagai nutrisi, seperti vitamin, mineral, herbal, minyak ikan, hingga probiotik.

Banyak orang mengkonsumsinya untuk melengkapi kebutuhan gizi harian atau menjaga kesehatan tubuh.

Nah, beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen tertentu bisa membantu mengurangi frekuensi atau keparahan migrain.

Jenis-jenis Suplemen untuk Migrain

Berikut beberapa suplemen yang paling sering digunakan dan terbukti memiliki manfaat untuk penderita migrain:

1. Riboflavin (Vitamin B2)

Vitamin B2 berperan penting dalam menjaga energi di sel-sel otak. Kekurangan energi di otak diduga jadi salah satu pemicu migrain.

Mengonsumsi riboflavin 400 mg per hari selama minimal tiga bulan dapat membantu mencegah serangan migrain.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin ini bisa mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan migrain.

Sumber alami: susu, telur, daging tanpa lemak, kacang almond, sayuran hijau.

2. Magnesium

Magnesium punya peran penting dalam menjaga fungsi saraf dan otot tetap stabil.

Kekurangan magnesium sering dikaitkan dengan meningkatnya resiko migrain.

Beberapa bentuk suplemen magnesium yang umum digunakan antara lain magnesium oksida, magnesium sitrat, magnesium glisinat, dan magnesium hidroksida.

Magnesium biasanya lebih mudah diserap tubuh lebih sedikit efek sampingnya seperti diare atau sakit perut.

Kamu bisa mengonsumsi 400-600 mg per hari. Sebaiknya konsumsi dibagi jadi beberapa kali dan diminum bersama makanan untuk mengurangi risiko efek samping.

Sumber alami: kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, pisang, dan sayuran hijau.

3. Co-enzyme Q10 (CoQ10)

CoQ10 adalah antioksidan alami yang membantu sel menghasilkan energi.

Suplemen ini bisa membantu mengurangi frekuensi, keparahan, dan durasi migrain pada beberapa orang.

Penelitian menunjukkan CoQ10 bisa membantu menurunkan frekuensi migrain, terutama pada migrain kronis.

Dosis yang disarankan biasanya minimal 100 mg per hari.

4. Vitamin D

Vitamin D berfungsi mengatur sistem kekebalan dan peradangan. Kekurangan vitamin D juga dikaitkan dengan peningkatan risiko migrain.

Dosis umum untuk mengkonsumsinya tergantung kadar vitamin D dalam darah, biasanya 1000–2000 IU per hari.

Sumber alami: paparan sinar matahari pagi, ikan berlemak, kuning telur, dan susu fortifikasi.

Baca juga: Catat! Begini Cara Pulih dari ‘Hangover’ Migrain

5. Vitamin B6, B12, dan Folat

Vitamin B6, B12, dan Folat berfungsi membantu metabolisme homosistein, zat kimia dalam darah yang bila berlebihan bisa memicu migrain.

Sumber alami: ikan, daging ayam, telur, hati, dan sayuran hijau.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Minum Suplemen Migrain

Berikut beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum mengonsumsi suplemen migrain:

Selalu konsultasikan ke dokter atau apoteker sebelum memulai suplemen baru, terutama jika kamu sedang minum obat lain.

Untuk anak-anak, dosis suplemen biasanya berbeda. Pastikan diskusikan dulu dengan dokter anak.

Belilah suplemen dari tempat terpercaya, seperti apotek atau toko kesehatan resmi. Hati-hati membeli secara online, karena tidak semua produk memenuhi standar keamanan.

Suplemen seperti vitamin B2, magnesium, dan CoQ10 bisa membantu sebagian orang mengatasi migrain, terutama bila dikombinasikan dengan pola hidup sehat dan pengobatan dari dokter.

Tapi ingat, hasilnya bisa berbeda-beda pada tiap orang, jadi jangan asal konsumsi tanpa pengawasan medis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Migrainetrust.org

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU