Sabtu, 11 OKTOBER 2025 • 12:20 WIB

10 Penyakit yang Bisa Muncul Akibat Kekurangan Vitamin D, Jangan Dianggap Sepele!

Author

Ilustrasi depresi (freepik.com)

INDOZONE.ID - Vitamin D bukan hanya penting untuk menjaga kesehatan tulang, tapi juga berperan besar dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari sistem imun hingga metabolisme.

Banyak orang tidak sadar bahwa kekurangan vitamin D menyebabkan penyakit apa saja, padahal dampaknya bisa serius. Berikut penyakit akibat kurang vitamin D dan gejalanya.

10 Penyakit Akibat Kurang Vitamin D

Ilustrasi vitamin D. (freepik.com)

1. Diabetes

Salah satu dampak defisiensi vitamin D yang sering diabaikan adalah meningkatnya risiko diabetes tipe 2. Vitamin D membantu tubuh menghasilkan insulin dan menggunakannya secara efektif. 

Tanpa asupan yang cukup, kadar gula darah menjadi lebih sulit dikendalikan. Selain itu, luka kulit pada penderita diabetes juga lebih lama sembuh. Jadi, jika kamu sering mengalami luka yang sulit pulih, bisa jadi itu salah satu gejala kekurangan vitamin D.

Baca juga: Kenali Ocular Migraine, Gangguan Mata yang Sering Disangka Penyakit Serius

2. Penyakit Jantung

Kadar vitamin D rendah dapat memicu tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, dua faktor utama penyakit jantung. Vitamin ini membantu pembuluh darah tetap lentur dan menurunkan peradangan. 

Bila tubuh kekurangan, pembuluh darah jadi kaku dan risiko penyumbatan meningkat. Mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga rutin, serta menjaga kadar vitamin D adalah kunci menjaga kesehatan jantung.

3. Demensia

Penelitian menunjukkan bahwa suplementasi vitamin D dapat menurunkan risiko demensia hingga 40 persen. Kekurangan vitamin ini dikaitkan dengan penyusutan volume otak dan meningkatnya risiko Alzheimer. 

Inilah salah satu penyakit akibat kurang vitamin D yang berdampak pada fungsi otak dan daya ingat. Untuk mencegahnya, biasakan beraktivitas di luar ruangan agar tubuh mendapat cukup sinar matahari.

Baca juga: Mengenali Penyakit Multiple Myeloma, Kanker Darah yang Sering Terlupakan

4. Kanker Payudara

Vitamin D tidak hanya menjaga tulang, tetapi juga membantu sistem kekebalan tubuh melawan pertumbuhan sel abnormal. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa perempuan dengan kadar vitamin D rendah memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara. 

Kekurangan vitamin D dapat memicu perubahan pada sel payudara yang akhirnya memengaruhi keseimbangan hormon dan pertumbuhan sel.

5. Disfungsi Ereksi

Banyak yang belum tahu bahwa kekurangan vitamin D juga bisa berdampak pada kesehatan seksual. Penelitian menunjukkan adanya kaitan antara kadar vitamin D rendah dan gangguan ereksi. 

Vitamin ini memengaruhi aliran darah dan fungsi endotel, dua faktor penting dalam kemampuan ereksi. Jika kamu mengalami masalah ini, jangan ragu untuk memeriksa kadar vitamin D sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan menyeluruh.

6. Kanker Prostat

Beberapa penelitian menemukan hubungan antara kadar vitamin D rendah dan meningkatnya risiko kanker prostat, namun bukti ilmiahnya belum cukup kuat.

Meski belum pasti, menjaga kadar vitamin D tetap normal bisa membantu menurunkan risiko penyakit akibat kurang vitamin D lain yang menyerang organ reproduksi pria.

7. Skizofrenia

Vitamin D juga berperan penting bagi fungsi otak dan sistem saraf. Kekurangannya dapat mengganggu keseimbangan neurotransmiter yang memicu gangguan mental seperti skizofrenia. 

Orang yang jarang terpapar sinar matahari atau memiliki gaya hidup pasif lebih rentan mengalami gejala kekurangan vitamin D yang berdampak pada kesehatan mental. Karena itu, menjaga aktivitas luar ruangan tetap penting untuk stabilitas emosi dan otak yang sehat.

8. Depresi

Beberapa studi menemukan bahwa kadar vitamin D yang rendah dapat berhubungan dengan depresi. Vitamin ini mendukung produksi hormon yang mengatur mood. 

Meski belum bisa dipastikan menjadi penyebab langsung, kekurangan vitamin D sering ditemukan pada penderita depresi, termasuk depresi pascapersalinan. Inilah alasan penting mengapa menjaga kadar vitamin D juga bisa membantu kesehatan mental.

9. Osteoporosis

Salah satu dampak defisiensi vitamin D yang paling dikenal adalah osteoporosis. Vitamin ini membantu penyerapan kalsium dan mineralisasi tulang. 

Tanpa cukup vitamin D, tulang menjadi lebih lemah, mudah retak, dan kehilangan kepadatannya. Jika kamu sering merasa nyeri punggung atau sendi tanpa sebab jelas, bisa jadi itu tanda tubuh kurang vitamin D yang perlu segera diatasi.

10. Infeksi Saluran Pernapasan

Vitamin D berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Kekurangannya membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit seperti flu, bronkitis, hingga pneumonia. 

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa suplementasi vitamin D dapat mengurangi risiko infeksi pernapasan, terutama pada orang yang memiliki kadar vitamin D sangat rendah. 

Ini menjelaskan kekurangan vitamin D menyebabkan penyakit apa saja salah satunya infeksi saluran pernapasan yang sering kambuh.

Kini kamu sudah tahu bahwa penyakit akibat kurang vitamin D tidak hanya menyerang tulang, tapi juga bisa memengaruhi otak, jantung, hingga sistem imun. Banyak gejala kekurangan vitamin D yang sering diabaikan, seperti mudah lelah, nyeri otot, hingga sering sakit tanpa sebab jelas. 

Jangan tunggu sampai parah dan cukupi kebutuhan vitamin D dengan paparan sinar matahari, konsumsi makanan bergizi, dan suplemen bila perlu. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthcentral.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU