Sabtu, 06 DESEMBER 2025 • 14:40 WIB

7 Suplemen untuk Pengidap Diabetes yang Bantu Kelola Gula Darah

Author

Ilustrasi diabetes.

INDOZONE.ID - Mengelola diabetes tipe 2 tidak cukup hanya dengan mengandalkan obat medis. Banyak hal perlu diperhatikan, mulai dari pola makan sehat, olahraga, hingga mencukupi kebutuhan nutrisi harian. 

Dalam beberapa kasus, tubuh pengidap diabetes mengalami kekurangan nutrisi tertentu yang hanya bisa dipenuhi lewat vitamin dan suplemen untuk diabetes.

Berikut suplemen yang cocok untuk pengidap diabetes.

7 Vitamin dan Suplemen untuk Diabetes

Ilustrasi vitamin. (freepik)

1. Vitamin B1 (Tiamina)

Vitamin B1 berperan penting dalam metabolisme energi. Banyak suplemen untuk pengidap diabetes yang memasukkan tiamina karena kadar vitamin ini sering rendah pada penderita diabetes. 

Untuk penyerapan lebih optimal, benfotiamin atau bentuk vitamin B1 yang larut lemak sering dipilih karena lebih efektif dalam membantu melindungi sel dari kerusakan akibat gula darah tinggi.

Ini bukan suplemen yang menurunkan gula darah langsung, tapi mendukung kesehatan saraf dan pembuluh darah.

Baca juga: Benarkah Vitamin A Bisa Cegah Campak? Ini Fakta Medisnya yang Wajib Kamu Tahu

2. Vitamin B12

Defisiensi vitamin B12 sering terjadi pada pengidap diabetes, terutama yang sudah mengalami neuropati. Gejalanya termasuk kesemutan hingga nyeri pada ekstremitas tubuh. 

Jika kondisi ini terjadi, dokter mungkin akan menyarankan vitamin dan suplemen untuk diabetes seperti B12, terutama untuk pasien yang menjalani diet vegetarian.

Namun, tetap awas akan dosisnya, karena kelebihan B12 juga berdampak pada kesehatan.

Baca juga: Ternyata 3 Vitamin Ini Bisa Bikin Kamu Panjang Umur!

3. Vitamin D

Vitamin D bukan hanya membantu pertumbuhan tulang, tapi juga meningkatkan sensitivitas insulin.

Sejumlah studi menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang cukup dapat menurunkan risiko autoimun, termasuk diabetes tipe 1. 

Karena itulah, suplemen vitamin D sering direkomendasikan dalam paket manfaat suplemen untuk diabetes, terutama bagi mereka yang jarang terpapar sinar matahari langsung.

4. Magnesium

Mineral satu ini penting dalam mengatur respons insulin dan menstabilkan gula darah.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa suplemen magnesium dapat membantu memperbaiki kendali gula darah pada pasien diabetes tipe 2. 

Meski sumber alami seperti kacang, sayuran hijau, dan biji-bijian tetap jadi pilihan terbaik, suplemen bisa dipertimbangkan jika tubuh sangat kekurangan.

5. Kromium

Kromium dikenal sebagai mineral yang mendukung kerja insulin dalam memasukkan glukosa ke dalam sel.

Suplemen kromium sering dikaitkan sebagai suplemen yang menurunkan gula darah karena dapat meningkatkan sensitivitas insulin. 

Namun, dosis tinggi harus diawasi karena bisa memicu gangguan pencernaan hingga kerusakan ginjal.

6. Vitamin C

Vitamin C membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan mendukung kontrol glikemik. Selain itu, vitamin ini dikenal memiliki kandungan antioksidan yang melindungi tubuh dari stres oksidatif.

Pengidap diabetes umumnya memerlukan asupan vitamin C lebih banyak dari orang sehat, sehingga suplemen bisa dipertimbangkan untuk membantu mengurangi risiko komplikasi.

7. Asam Alfa-Lipoat

Asam alfa-lipoat (ALA) adalah antioksidan kuat yang banyak digunakan dalam pengobatan neuropati diabetes.

Ia bekerja dengan mengurangi kadar gula darah, memperbaiki fungsi saraf, dan mengurangi kerusakan akibat radikal bebas. 

Tidak heran jika manfaat suplemen untuk diabetes sering kali dikaitkan dengan ALA, terutama dalam mencegah komplikasi jangka panjang.

Menggunakan suplemen memang bisa membantu meningkatkan kualitas hidup bagi pengidap diabetes, terutama jika disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi tubuh.

Meskipun begitu, sebaiknya hindari mengonsumsi suplemen tanpa pengawasan dokter. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Jeffersonhealth.org

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU