Sabtu, 07 MARET 2026 • 15:15 WIB

Stres di Usia Muda Bisa Picu Penyakit Jantung, Ini Cara Mencegahnya!

Author

Ilustrasi gangguan kesehatan jantung di usia muda. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Banyak orang masih mengira gangguan kesehatan jantung hanya identik dengan usia lanjut. Padahal, kenyataannya saat ini tidak sedikit anak muda yang mulai mengalami gangguan pada jantung.

Salah satu yang cukup sering muncul adalah gangguan irama jantung atau aritmia, kondisi yang sering kali dipicu oleh stres hingga pola hidup yang kurang sehat.

Gangguan Irama Jantung Juga Bisa Dialami Anak Muda

Aritmia adalah kondisi ketika detak jantung tidak berdetak secara normal. Jantung bisa terasa berdetak lebih cepat, berdebar-debar, atau justru tidak teratur.

Baca juga: Menkes dan Program Cek Kesehatan Gratis Raih Penghargaan Asia-Pasifik

Pada sebagian orang, kondisi ini mungkin hanya muncul sesekali. Namun jika sering terjadi dan tidak ditangani dengan baik, gangguan irama jantung bisa memengaruhi fungsi jantung secara keseluruhan.

Menariknya, kasus seperti ini kini tidak hanya ditemukan pada orang berusia lanjut. Anak muda pun mulai cukup banyak yang mengalaminya, terutama mereka yang memiliki tingkat stres tinggi dan gaya hidup kurang sehat.

Stres dan Gaya Hidup Bisa Jadi Pemicu

Stres yang berlebihan ternyata bisa berdampak langsung pada kesehatan jantung. Ketika seseorang sedang mengalami stres atau kecemasan, tubuh akan memproduksi hormon adrenalin lebih banyak.

Hormon ini berfungsi sebagai respons tubuh terhadap tekanan. Namun di sisi lain, adrenalin juga bisa membuat detak jantung menjadi lebih cepat dan kadang terasa tidak stabil.

Baca juga: Apa Itu Spermatogenesis? Ini Proses Terbentuknya Sperma pada Pria

Selain stres, ada juga beberapa kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari bisa memicu gangguan irama jantung di usia muda, seperti:

  • Kebanyakan konsumsi kafein atau nikotin
  • Sering minum alkohol
  • Kurang minum atau dehidrasi
  • Kekurangan elektrolit seperti kalium dan magnesium
  • Terlalu lama main gadget dan terpapar cahaya biru
  • Jarang olahraga atau kurang aktivitas fisik

Jika kebiasaan di atas dilakukan terus-menerus dalam jangka panjang, efeknya bisa ikut memengaruhi kesehatan jantung.

Cara Mencegah Gangguan Jantung di Usia Muda

Risiko gangguan irama jantung sebenarnya bisa ditekan dengan menerapkan beberapa kebiasaan sehat sejak dini.

  1. Rutin olahraga dengan intensitas sedang seperti jalan kaki, jogging, berenang, atau yoga sekitar 40–45 menit, minimal 3 kali seminggu
  2. Kelola stres dengan baik, misalnya lewat meditasi, latihan pernapasan, atau melakukan aktivitas yang membuat pikiran lebih rileks
  3. Batasi kafein dan alkohol, serta hindari rokok, vape, dan suplemen stimulan tanpa pengawasan dokter
  4. Perbanyak makanan sehat seperti sayur, buah, dan makanan tinggi serat
  5. Konsumsi makanan yang kaya kalium dan magnesium, misalnya pisang, alpukat, apel, pepaya, telur, serta ikan seperti salmon dan tuna
  6. Kurangi makanan tinggi garam, gula, makanan olahan, dan lemak trans
  7. Minum air yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik
  8. Tidur cukup dan berkualitas sekitar 6–7 jam per hari dan usahakan tidur sebelum jam 12 malam
  9. Hindari main gadget, minum kopi, atau makan berat menjelang waktu tidur

Baca juga: Cara Mencegah Campak pada Anak, dari Vaksin hingga Jaga Kebersihan

Kebiasaan-kebiasaan sederhana ini mungkin terlihat kecil, tapi kalau dilakukan secara konsisten dampaknya bisa cukup besar untuk menjaga kesehatan jantung tetap stabil.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Jika kamu sering merasakan detak jantung sangat cepat, tidak teratur, disertai pusing, sesak napas, atau nyeri dada, kondisi ini sebaiknya nggak dianggap sepele.

Ada baiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan seperti EKG, Holter, atau tes stres jantung, terlebih jika kamu memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

Baca juga: Sering Alami Keringat Berlebih, Apakah Normal atau Tanda Masalah Kesehatan?

Menjaga kesehatan jantung tidak harus menunggu usia bertambah. Justru semakin cepat kita mulai memperhatikan pola hidup, semakin besar juga peluang untuk menjaga jantung tetap sehat dalam jangka panjang.

Jadi, mulai sekarang tidak ada salahnya lebih peduli pada stres, pola makan, aktivitas fisik, dan kualitas tidur agar jantung tetap bekerja dengan baik setiap hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mayapada Hospital

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU