Sabtu, 14 MARET 2026 • 17:00 WIB

Waspada! Ini 5 Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal yang Sering Tidak Disadari

Author

Ilustrasi kanker serviks. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Kanker serviks atau kanker mulut rahim adalah jenis kanker yang tumbuh pada sel dan jaringan di bagian leher rahim.

Penyakit ini menjadi salah satu kanker yang cukup sering dialami oleh perempuan, tetapi sayangnya gejala awalnya sering kali tidak disadari.

Padahal, mengetahui tanda-tanda awal kanker serviks sangat penting. Dengan deteksi lebih dini, peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat juga jauh lebih besar.

Baca juga: Kesulitan Membedakan Lordosis, Kifosis, dan Skoliosis? Ini Penjelasan Lengkapnya

Gejala Awal Kanker Serviks

Agar bisa segera melakukan tindakan pengobatan, kamu perlu mengenali beberapa ciri atau gejala kanker serviks sejak stadium awal.

Berikut beberapa tanda yang sering muncul tetapi kerap tidak disadari.

1. Pendarahan Abnormal pada Vagina

Salah satu gejala awal kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan pada vagina di luar siklus menstruasi.

Pendarahan ini bisa muncul dalam berbagai kondisi, misalnya:

  • Saat tidak sedang menstruasi
  • Setelah berhubungan intim
  • Setelah menopause

Jumlah darah yang keluar juga bisa berbeda dari biasanya, bisa lebih sedikit ataupun justru lebih banyak dari darah menstruasi.

Jika kamu mengalami pendarahan yang tidak biasa seperti ini, sebaiknya jangan diabaikan dan segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Baca juga: Anak Susah Makan Tidak Boleh Diabaikan, Ini Cara Orang Tua Membantu Mengembalikan Nafsu Makan

2. Keputihan yang Tidak Normal

Keputihan memang merupakan hal yang normal pada perempuan. Namun, keputihan yang tidak biasa bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan, termasuk kanker serviks.

Beberapa ciri keputihan yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Warna lendir berubah menjadi lebih keruh atau kecokelatan
  • Memiliki bau yang tidak sedap
  • Tekstur cairan terasa berbeda dari biasanya

Jika kamu mengalami perubahan seperti ini secara terus-menerus, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.

3. Nyeri Saat Berhubungan

Rasa nyeri pada panggul atau area vagina ketika berhubungan intim juga bisa menjadi salah satu gejala kanker serviks stadium awal.

Namun, perlu diingat bahwa gejala ini juga bisa disebabkan oleh kondisi lain seperti:

  • Endometriosis
  • Mioma rahim
  • Infeksi pada organ reproduksi

Karena itu, pemeriksaan medis tetap diperlukan agar penyebabnya bisa diketahui dengan jelas.

Baca juga: 9 Tanda Tubuh Kekurangan Kalium yang Tidak Boleh Diabaikan, Waspada!

4. Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

Gejala lain yang juga bisa muncul adalah frekuensi buang air kecil yang menjadi lebih sering dari biasanya.

Hal ini dapat terjadi karena pertumbuhan sel kanker di sekitar leher rahim yang kemudian mulai memengaruhi organ di sekitarnya, termasuk kandung kemih.

Meski begitu, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh infeksi saluran kemih (ISK). Jadi, penting untuk melakukan pemeriksaan agar bisa mendapatkan diagnosis yang tepat.

5. Tubuh Mudah Merasa Lelah

Tubuh yang terasa lelah terus-menerus juga bisa menjadi tanda awal kanker serviks.

Kondisi ini bisa terjadi karena pendarahan abnormal yang membuat tubuh kekurangan sel darah merah atau mengalami anemia.

Akibatnya, tubuh terasa lemas, mudah capek, dan rasa lelah tidak hilang meskipun sudah cukup beristirahat.

Langkah Awal Jika Mengalami Gejala Kanker Serviks

Ilustrasi mengenali gejala awal kanker serviks. (Eliani Kusnedi)

Saat tubuh menunjukkan tanda-tanda yang mengarah pada kanker serviks, wajar jika kamu merasa cemas atau khawatir. Namun, penting untuk tetap tenang dan segera mengambil langkah yang tepat.

Deteksi sejak dini dapat meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan ginekologi
  • Menjalani pemeriksaan lanjutan untuk memastikan diagnosis
  • Mencari informasi mengenai pilihan pengobatan yang tersedia

Biasanya dokter akan menyarankan beberapa pemeriksaan tambahan seperti biopsi atau kolposkopi untuk memastikan apakah terdapat sel kanker pada serviks.

Selain itu, dukungan psikologis dari keluarga atau tenaga profesional juga bisa membantu kamu menghadapi proses pengobatan dengan lebih kuat.

Baca juga: 12 Buah dan Sayuran dengan Kandungan Pestisida Tertinggi, Banyak Dikonsumsi Masyarakat!

Cara Mencegah Kanker Serviks

Selain mengenali gejalanya, melakukan pencegahan juga sangat penting untuk menurunkan risiko kanker serviks.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan.

1. Rutin Melakukan Pap Smear

Pap smear merupakan pemeriksaan untuk mendeteksi adanya perubahan sel pada serviks.

Pemeriksaan ini biasanya disarankan dengan jadwal berikut:

  • Wanita usia 21–29 tahun: setiap 3 tahun sekali
  • Wanita usia 30–65 tahun: setiap 3–5 tahun sekali

Jika ditemukan kelainan pada hasil pemeriksaan, dokter biasanya akan menyarankan tes lanjutan seperti biopsi atau kolposkopi.

2. Menghindari Aktivitas Berhubungan Berisiko

Melakukan berhubungan yang aman juga penting untuk mencegah kanker serviks.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Menghindari berganti-ganti pasangan
  • Menggunakan alat pengaman saat berhubungan
  • Memastikan pasangan tidak memiliki penyakit menular seksual

3. Mendapatkan vaksin HPV

Vaksin HPV sangat dianjurkan untuk membantu menurunkan risiko kanker serviks.

Beberapa rekomendasi vaksin HPV antara lain:

  • Anak perempuan usia 10–13 tahun dianjurkan mendapatkan vaksin HPV dengan beberapa dosis dalam periode tertentu
  • Remaja yang mendapatkan vaksin pertama kali pada usia sekitar 13 tahun biasanya memerlukan dua dosis dalam satu tahun
  • Orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin HPV juga masih bisa mendapatkannya dengan rekomendasi dokter

Baca juga: Pakai Obat Kumur Setiap Hari Boleh atau Tidak? Simak Cara Pakai yang Tepat

4. Menghindari kebiasaan merokok

Merokok, baik sebagai perokok aktif maupun pasif, dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker serviks.

Menghentikan kebiasaan merokok dan menghindari paparan asap rokok merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kanker serviks sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda seperti pendarahan abnormal, keputihan yang tidak biasa, nyeri saat berhubungan, sering buang air kecil, dan tubuh mudah lelah.

Jika kamu mengalami gejala tersebut, jangan ragu untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Deteksi sejak dini bisa membantu meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan pada kanker serviks.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Halodoc

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU