INDOZONE.ID - Kebiasaan tidur larut malam masih sering dianggap hal biasa.
Entah karena tuntutan pekerjaan, terlalu lama bermain gadget, atau sekadar ingin menikmati waktu santai di malam hari.
Padahal, jika dilakukan terus-menerus, begadang bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Tubuh manusia sebenarnya membutuhkan waktu istirahat yang cukup setiap malam, sekitar 7 hingga 9 jam bagi orang dewasa.
Waktu tidur ini penting agar berbagai organ tubuh memiliki kesempatan untuk memulihkan diri setelah beraktivitas seharian.
Baca juga: Kesulitan Membedakan Lordosis, Kifosis, dan Skoliosis? Ini Penjelasan Lengkapnya
Jika waktu tidur sering terpotong atau terlalu singkat, keseimbangan tubuh bisa terganggu dan memicu berbagai masalah kesehatan.
Berikut beberapa risiko kesehatan yang sering muncul akibat kebiasaan begadang:
1. Berat Badan Lebih Mudah Naik
Kurang tidur dapat mengacaukan keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang.
Saat tubuh kelelahan karena kurang istirahat, keinginan untuk makan biasanya meningkat.
Kondisi ini membuat seseorang lebih sering merasa lapar dan cenderung makan berlebihan, yang pada akhirnya dapat memicu kenaikan berat badan bahkan obesitas.
Baca juga: Pakai Obat Kumur Setiap Hari Boleh atau Tidak? Simak Cara Pakai yang Tepat
2. Rentan Mengalami Gangguan Mental
Begadang juga berpengaruh pada kondisi emosional. Ketika waktu tidur tidak terpenuhi, tubuh memproduksi lebih banyak hormon stres.
Jika berlangsung dalam jangka panjang, hal ini bisa meningkatkan risiko munculnya masalah psikologis seperti kecemasan hingga depresi.
3. Daya Tahan Tubuh Menurun
Saat tidur, tubuh bekerja memperkuat sistem kekebalan dengan memproduksi antibodi yang melawan virus dan bakteri.
Jika waktu istirahat kurang, proses ini tidak berjalan optimal. Akibatnya, tubuh menjadi lebih rentan terserang penyakit, mulai dari flu hingga infeksi lainnya.
Baca juga: Anak Susah Makan Tidak Boleh Diabaikan, Ini Cara Orang Tua Membantu Mengembalikan Nafsu Makan
4. Konsentrasi dan Daya Ingat Menurun
Begadang membuat tubuh cepat lelah dan otak tidak dapat bekerja maksimal. Kondisi ini bisa menyebabkan sulit fokus, kemampuan berpikir menjadi lebih lambat, serta menurunnya daya ingat.
Tidak heran jika orang yang kurang tidur sering merasa sulit berkonsentrasi saat bekerja atau belajar.
5. Memicu Masalah pada Kulit
Kurang tidur juga berdampak pada penampilan kulit. Peningkatan hormon stres dapat merusak kolagen, yaitu protein yang menjaga elastisitas kulit.
Akibatnya, kulit terlihat lebih kusam, muncul jerawat, dan lingkaran hitam di bawah mata semakin jelas.
Baca juga: 9 Tanda Tubuh Kekurangan Kalium yang Tidak Boleh Diabaikan, Waspada!
6. Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Jika kebiasaan begadang berlangsung lama, metabolisme tubuh juga bisa terganggu. Salah satu dampaknya adalah menurunnya kemampuan tubuh mengatur kadar gula darah.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.
7. Pentingnya Menjaga Pola Tidur
Tidur bukan hanya sekedar waktu untuk memejamkan mata. Pada saat inilah tubuh melakukan proses pemulihan dan memperbaiki berbagai sistem penting di dalamnya.
Agar kesehatan tetap terjaga, cobalah mulai mengatur pola tidur yang lebih baik.
Baca juga: 12 Buah dan Sayuran dengan Kandungan Pestisida Tertinggi, Banyak Dikonsumsi Masyarakat!
Biasakan tidur lebih awal, kurangi penggunaan gadget sebelum waktu tidur, dan ciptakan suasana kamar yang nyaman.
Dengan istirahat yang cukup, tubuh akan terasa lebih segar dan risiko berbagai masalah kesehatan pun bisa ditekan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Siloamhospitals.com