Selasa, 07 APRIL 2026 • 17:00 WIB

10 Pandemi Terburuk yang Pernah Terjadi di Dunia, Apa Saja?

Author

Ilustrasi pandemi. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Dunia sudah berkali-kali dihantam wabah penyakit yang dampaknya bukan hanya kesehatan, tapi juga ekonomi, sosial, hingga peradaban manusia.

Secara simpel, pandemi itu kondisi ketika suatu penyakit menyebar luas lintas negara atau bahkan benua, dengan jumlah kasus yang jauh di atas normal.

Nah, ini dia 10 pandemi paling buruk dalam sejarah dunia yang pernah melanda.

Baca juga: 100 Anak Tewas dalam Sebulan, Bangladesh Gelar Vaksinasi Darurat Hadapi Wabah Campak

10 Pandemi Terburuk yang Pernah Terjadi di Dunia

1. COVID-19

Pandemi yang satu ini pasti masih membekas di ingatan. Berawal dari Wuhan, China, virus ini langsung menyebar ke seluruh dunia dalam waktu singkat.

Karena virusnya benar-benar baru, hampir semua orang nggak punya kekebalan sama sekali. Akibatnya, penyebarannya super cepat.

Dampaknya juga besar, lockdown di mana-mana, sekolah tutup, kerja dari rumah, hingga ekonomi global ikut goyang. COVID-19 jadi salah satu pandemi paling berpengaruh di era modern.

Baca juga: Wamendagri Akhmad Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penuntasan TBC, Ini Strategi Nasionalnya

2. HIV/AIDS

Pandemi HIV/AIDS mulai dikenal sejak awal 1980-an dan sampai sekarang masih jadi masalah global.

Virus ini menyerang sistem imun tubuh, membuat penderitanya rentan terhadap berbagai penyakit. Hingga kini, jutaan orang di seluruh dunia masih hidup dengan HIV.

Walaupun belum ada obat yang benar-benar menyembuhkan, perkembangan medis membuat orang bisa vaksin untuk mencegah dan penderita HIV sekarang bisa hidup lebih produktif dibanding dulu.

3. Flu Hong Kong

Ilustrasi wabah pandemi. (Eliani Kusnedi)

Flu ini disebabkan oleh virus influenza tipe H3N2 dan pertama kali muncul di Hong Kong pada tahun 1968.

Dalam hitungan minggu, virus ini langsung menyebar ke berbagai negara. Total korban jiwa mencapai lebih dari 1 juta orang.

Meski tingkat kematiannya nggak setinggi pandemi lain, penyebarannya yang cepat membuat dunia sempat kewalahan.

4. Flu Asia

Flu Asia berasal dari China dan menyebar ke seluruh dunia dalam waktu sekitar dua tahun, pada 1956–1958.

Virus ini termasuk jenis influenza A (H2N2) dan menyebabkan sekitar 2 juta kematian secara global. Pandemi ini juga jadi salah satu momen penting dalam perkembangan vaksin flu modern.

Baca juga: 6 Cara ke Dokter Gigi Pakai BPJS dan Jenis Perawatan yang Ditanggung, Wajib Tahu!

5. Flu Spanyol

Ini salah satu pandemi paling mematikan dalam sejarah manusia pada tahun 1918–1920. Diperkirakan sekitar sepertiga populasi dunia saat itu terinfeksi, dengan korban jiwa mencapai 20–50 juta orang.

Flu ini nggak hanya menyerang lansia atau anak-anak, tapi juga orang dewasa yang sehat. Jadi benar-benar mudah menular dan mematikan.

6. Pandemi Kolera Keenam

Kolera sudah beberapa kali jadi pandemi, tapi gelombang keenam ini termasuk yang paling parah pada tahun 1910–1911.

Berasal dari India, penyakit ini menyebar ke Timur Tengah, Eropa, hingga Rusia dan menewaskan ratusan ribu orang.

Menariknya, saat masuk ke Amerika, penanganannya lebih cepat sehingga korban bisa ditekan jauh lebih sedikit.

7. Flu Rusia

Pandemi ini jadi salah satu yang pertama terjadi di era modern dengan mobilitas manusia yang semakin tinggi pada tahun 1889–1890.

Dalam waktu singkat, virus ini menyebar ke berbagai benua dan menyebabkan sekitar 1 juta kematian.

Banyak ilmuwan percaya pandemi ini jadi pelajaran awal dalam memahami penyebaran penyakit global.

8. Pandemi Kolera Ketiga

Ini disebut-sebut sebagai pandemi kolera paling mematikan sepanjang sejarah pada tahun 1852–1860, karena lebih dari 1 juta orang meninggal akibat wabah ini.

Penyebarannya luas, dari Asia sampai Eropa dan Amerika. Pada masa ini juga, seorang dokter bernama John Snow berhasil menemukan bahwa kolera menyebar melalui air yang terkontaminasi.

Baca juga: 7 Alasan Kenapa Berhenti Merokok Jadi Lapar Mulu, Nggak Banyak yang Tahu!

9. Wabah Hitam (Black Death)

Wabah pes ini membunuh sekitar 75–200 juta orang di Eropa, Asia, dan Afrika. Bahkan, ada wilayah yang kehilangan setengah populasinya pada tahun 1346–1353.

Penyakit ini menyebar melalui kutu yang hidup di tubuh tikus, terutama di kapal dagang. Kondisi sanitasi yang buruk saat itu membuat penyebarannya semakin tinggi.

10. Wabah Justinian

Ini adalah salah satu pandemi paling awal yang pernah tercatat dalam sejarah pada tahun 541–542.

Menyerang Kekaisaran Bizantium, wabah ini menewaskan sekitar 25 juta orang, angka yang sangat besar untuk zaman itu.

Di puncaknya, ribuan orang bisa meninggal setiap hari hanya di satu kota. Bahkan, dampaknya ikut melemahkan kekaisaran tersebut.

Dari semua pandemi di atas, satu hal yang pasti adalah penyakit bisa datang kapan saja dan menyebar dengan cepat.

Bedanya, sekarang manusia udah jauh lebih siap. Teknologi medis berkembang, informasi lebih cepat tersebar, dan kesadaran masyarakat juga semakin tinggi.

Pelajaran paling penting adalah tetap jaga kesehatan, aware dengan lingkungan, dan jangan anggap remeh penyakit menular.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mphonline

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU