INDOZONE.ID - Banyak orang masih percaya jika sakit mata merah bisa menular hanya karena saling menatap dengan penderitanya. Akibat mitos ini, tidak sedikit orang langsung menghindar saat melihat mata seseorang merah.
Namun, apakah mitos ini benar? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Baca juga: Pertolongan Pertama Angin Duduk agar Tidak Berujung Fatal, Bukan Dikerok!
Apakah Sakit Mata Menular dari Tatapan?
Faktanya, anggapan sakit mata menular melalui kontak mata hanyalah mitos. Penyakit mata merah memang bisa menular, tapi bukan karena saling pandang.
Penularan biasanya terjadi melalui sentuhan tangan, benda yang terkontaminasi, atau kebersihan diri yang kurang terjaga.
Mata merah bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti:
- Infeksi virus
- Infeksi bakteri
- Alergi
- Iritasi debu atau asap
- Benda asing masuk ke mata
- Mata kering
- Peradangan tertentu
Jadi, jika seseorang mengalami mata merah, bukan berarti kamu akan tertular hanya karena menatapnya.
Kenapa Sakit Mata Bisa Menular?
Penularan sakit mata merah biasanya terjadi karena kontak tidak langsung. Misalnya:
- Menyentuh mata penderita lalu memegang benda lain
- Memakai handuk bersama
- Berbagi kosmetik mata
- Menyentuh gagang pintu atau meja yang terkontaminasi
- Tidak cuci tangan setelah kontak dengan penderita
Virus atau bakteri dari tangan bisa berpindah ke mata saat seseorang memegang wajah atau mengucek mata. Itulah sebabnya, sumber utama penularan sakit mata adalah kebersihan, bukan tatapan.
Baca juga: Apakah HIV/AIDS Ditanggung BPJS? Ini Penjelasan Lengkapnya
Penyakit Mata Merah yang Paling Sering Menular
Kondisi yang paling sering dikaitkan dengan sakit mata merah adalah konjungtivitis. Konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva, yaitu lapisan tipis bening yang menutupi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata.
Gejala penderita biasanya meliputi:
- Mata merah
- Gatal
- Perih
- Belekan
- Berair
- Kelopak lengket saat bangun tidur
- Sensitif terhadap cahaya
Jika disebabkan virus atau bakteri, kondisi ini memang bisa menular.
Cara Mencegah Penularan Sakit Mata Merah
Agar tidak tertular atau menularkan ke orang lain, lakukan langkah berikut.
1. Rajin Cuci Tangan
Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah menyentuh area wajah atau mata.
2. Jangan Mengucek Mata
Tangan yang kotor bisa membawa kuman masuk ke mata.
3. Jangan Berbagi Barang Pribadi
Hindari memakai bersama seperti handuk, bantal, makeup mata, obat tetes mata, dan lensa kontak.
Baca juga: Cara Mengatasi Cantengan di Rumah, Biar Gak Makin Parah
4. Bersihkan Kacamata dan Gadget
Permukaan benda yang sering disentuh bisa jadi tempat kuman menempel.
5. Istirahat dan Jaga Imunitas
Saat daya tahan tubuh turun, infeksi lebih mudah terjadi.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksa ke dokter jika mengalami beberapa hal, antara lain:
- Mata merah lebih dari beberapa hari
- Nyeri hebat
- Pandangan kabur
- Mata bengkak parah
- Keluar nanah banyak
- Sensitif cahaya berlebihan
- Demam disertai keluhan mata
Baca juga: Kutil di Tangan atau Kaki? Ini Cara Menghilangkannya dengan Benar
Jadi, sakit mata merah menular dari tatapan adalah mitos, bukan fakta. Penularan sebenarnya lebih sering terjadi jika tangan kotor, benda bersama, dan kebersihan yang kurang dijaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hello Sehat