Minggu, 19 JULI 2026 • 09:15 WIB

Perhatian! Vitamin C Ternyata Tidak Efektif Turunkan Asam Urat

Author

Ilustrasi Vitamin C, yang ternyata tidak terlalu berpengaruh terhadap penderita asam urat. (Freepik)

INDOZONE.ID – Vitamin C selama ini dikenal punya berbagai manfaat bagi kesehatan, termasuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh

Sejumlah penelitian sebelumnya juga menunjukkan, vitamin C dapat membantu menurunkan kadar asam urat dan mengurangi risiko seseorang terkena gout. 

Namun, temuan terbaru menunjukkan manfaat tersebut belum tentu berlaku bagi orang yang sudah menderita penyakit gout.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Arthritis and Rheumatism menemukan, suplementasi vitamin C tidak mampu menurunkan kadar asam urat secara signifikan, pada pasien dengan gout yang telah terdiagnosis.

Baca juga: Perhatian! Peneliti Temukan Buah Ceri Mampu Turunkan Asam Urat

Gout Dipicu Penumpukan Kristal Asam Urat

Dikutip dari Medical Daily, gout atau asam urat merupakan salah satu bentuk radang sendi yang terjadi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah. 

Kondisi tersebut menyebabkan terbentuknya kristal asam urat yang menumpuk di persendian, pembuluh kapiler, maupun jaringan tubuh lainnya.

Akumulasi kristal ini dapat memicu nyeri hebat, pembengkakan, kemerahan, hingga keterbatasan gerak pada sendi.

Jempol kaki menjadi lokasi yang paling sering terkena, meski lutut, pergelangan kaki, siku, dan sendi lainnya juga dapat mengalami kondisi serupa.

Ilustrasi orang penderita asam urat. (Freepik)

Penelitian Uji Efektivitas Vitamin C pada Pasien Gout

Dalam penelitian ini, para peneliti merekrut 40 pasien gout yang memiliki kadar asam urat tinggi. Peserta kemudian dibagi menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama terdiri dari 20 pasien yang telah menjalani terapi standar menggunakan allopurinol, yaitu obat penurun kadar asam urat. 

Sebagian dari kelompok ini diberikan tambahan 500 miligram vitamin C setiap hari. Sementara peserta lainnya, mendapatkan peningkatan dosis allopurinol.

Sementara itu, 20 peserta lain yang belum mengonsumsi allopurinol dibagi menjadi dua kelompok. Mereka yang mulai menjalani terapi allopurinol, dan satu lagi kelompok yang hanya mengonsumsi 500 miligram vitamin C setiap hari.

Vitamin C Tidak Pengaruhi Penurunan Asam Urat

Setelah delapan minggu, peneliti mengukur kadar vitamin C, kreatinin, dan asam urat pada seluruh peserta.

Hasilnya menunjukkan, vitamin C tidak mampu menurunkan kadar asam urat hingga mencapai tingkat yang dianggap bermakna secara klinis pada pasien gout.

Bahkan, penurunan kadar asam urat pada kelompok yang mengonsumsi vitamin C, jauh lebih kecil dibandingkan peserta yang memulai atau meningkatkan dosis allopurinol.

Temuan ini menunjukkan, efektivitas vitamin C berbeda antara orang yang hanya memiliki kadar asam urat tinggi, dengan pasien yang sudah mengalami gout.

Baca juga: Bukan Cuma Daging! Studi Temukan Minuman Manis Bisa Picu Asam Urat pada Wanita

Vitamin C untuk Bantu Mencegah, Bukan Mengobati

Penelitian sebelumnya memang menunjukkan, konsumsi vitamin C dapat membantu menjaga kadar asam urat tetap rendah, pada individu yang belum menderita gout. Sehingga, berpotensi menurunkan risiko penyakit tersebut.

Namun, berdasarkan hasil studi terbaru, manfaat tersebut tampaknya tidak berlaku sebagai terapi untuk pasien yang sudah mengalami gout.

Penulis utama penelitian, Lisa Stamp, menegaskan, hasil penelitian tidak mendukung penggunaan vitamin C sebagai pengobatan utama, untuk menurunkan kadar asam urat pada penderita gout.

"Meskipun vitamin C mungkin dapat membantu mengurangi risiko seseorang mengalami gout, data kami tidak mendukung penggunaan vitamin C sebagai terapi untuk menurunkan kadar asam urat pada pasien yang telah menderita gout," ujar Lisa Stamp.

Ia menambahkan, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk mengetahui apakah dosis vitamin C yang lebih tinggi, dapat memberikan efek penurunan asam urat yang lebih baik pada penderita gout.

Buah yang mengandung vitamin C/Freepik

Terapi Gout Gunakan Obat dan Perubahan Gaya Hidup

Para ahli menekankan, penderita gout sebaiknya tidak mengganti terapi medis yang telah diresepkan dengan suplemen vitamin C, tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Pengobatan gout umumnya tetap mengandalkan obat penurun kadar asam urat, seperti allopurinol, yang dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup, antara lain:

  • Membatasi konsumsi makanan tinggi purin, seperti jeroan, daging merah, dan beberapa jenis makanan laut.
  • Mengurangi minuman manis tinggi fruktosa dan alkohol.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Memperbanyak konsumsi air putih.
  • Berolahraga secara teratur.

Dengan demikian, meski vitamin C memiliki berbagai manfaat kesehatan, bukti ilmiah saat ini belum mendukung penggunaannya sebagai terapi untuk menurunkan kadar asam urat pada pasien gout. 

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan, untuk memastikan apakah dosis vitamin C yang lebih tinggi, atau pendekatan lain dapat memberikan manfaat klinis di masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Medical Daily

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU