INDOZONE.ID - Kuku lepas atau onikolisis ternyata nggak selalu disebabkan oleh benturan. Dalam beberapa kasus, kuku yang terlepas juga bisa menjadi tanda adanya infeksi hingga gangguan kesehatan tertentu.
Dengan penyebab yang beragam, cara mengatasi kuku lepas pun nggak bisa disamaratakan. Agar tidak salah penanganan, kenali apa saja faktor yang bisa memicu kondisi ini, serta langkah yang tepat untuk mengatasinya.
Baca juga: Fungsi Hati dan Perannya dalam Menjaga Kesehatan Tubuh
Penyebab Kuku Lepas
1. Infeksi Jamur
Infeksi jamur menjadi salah satu penyebab paling umum kuku lepas. Kondisi ini biasanya ditandai dengan kuku yang menebal, berubah warna menjadi kuning atau putih, rapuh, hingga mulai terangkat dari dasar kuku.
2. Cedera atau Benturan
Kuku juga bisa terlepas akibat terbentur, terjepit, atau tertimpa benda berat. Pada beberapa kasus, darah dapat menumpuk di bawah kuku dan mendorong kuku terangkat hingga akhirnya copot.
Baca juga: Kerap Dianggap Tanaman Biasa, Ternyata Ini Manfaat Daun Ungu yang Luar Biasa!
3. Sepatu yang Terlalu Sempit
Penggunaan sepatu yang sempit atau aktivitas seperti lari jarak jauh dan hiking dapat memberikan tekanan berulang pada kuku kaki. Lama-kelamaan, kuku bisa berubah warna, longgar, hingga terlepas.
4. Paparan Bahan Kimia
Pemakaian cat kuku, cairan penghapus cat kuku, pengeras kuku, atau kuku palsu secara terus-menerus dapat membuat kuku menjadi kering, rapuh, dan lebih mudah lepas.
5. Efek Samping Obat
Beberapa jenis obat, seperti obat kemoterapi, antibiotik tertentu, obat antiinflamasi, hingga turunan vitamin A, dapat memengaruhi kesehatan kuku sehingga lebih tipis dan mudah terlepas.
6. Kondisi Medis Tertentu
Kuku lepas juga bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan, seperti psoriasis, anemia akibat kekurangan zat besi, gangguan tiroid, diabetes, hingga penyakit jantung, paru-paru, atau hati.
Baca juga: Awas Tertipu! Ini Tanda Narcissistic Personality Disorder (NPD) yang Jarang Disadari
Pertolongan Pertama
- Jangan mencabut kuku yang masih menempel
- Bersihkan area kuku dengan air dan sabun, lalu keringkan sebelum ditutup menggunakan perban
- Gunakan alas kaki yang longgar jika kuku kaki yang mengalami masalah
- Segera periksa ke dokter jika muncul kemerahan, bengkak, nyeri hebat, atau keluar nanah
Cara Mengatasinya
Penanganan kuku lepas harus disesuaikan dengan penyebabnya, berikut cara yang bisa dilakukan.
- Infeksi jamur: Dokter dapat membersihkan bagian kuku yang rusak dan memberikan obat antijamur
- Cedera: Jika terdapat penumpukan darah atau nyeri hebat, penanganan medis mungkin diperlukan untuk mengurangi tekanan pada kuku
- Gangguan kulit atau penyakit tertentu: Dokter dapat meresepkan obat oles, obat minum, atau terapi sesuai penyebab yang mendasarinya
Jangan Abaikan Jika Kuku Sering Lepas
Kuku yang lepas nggak boleh dianggap sepele. Jika kondisi ini sering terjadi, disertai perubahan warna, nyeri, atau tanda infeksi, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.
Baca juga: Haus Nggak Hilang-Hilang Padahal Sudah Banyak Minum? Ternyata Ini 6 Penyebabnya!
Dengan penanganan yang sesuai, kuku dapat tumbuh kembali secara sehat sekaligus mengurangi risiko infeksi maupun kerusakan yang lebih parah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ciputra Hospital