Ilustrasi Jenis Hama Tanaman Padi. (Freepik)
INDOZONE.ID - Dalam budidaya padi, serangan hama jadi salah satu masalah yang paling sering jadi hambatan petani.
Jika tidak segera ditangani, hama bisa menghambat pertumbuhan tanaman, menurunkan hasil panen, bahkan menyebabkan gagal panen.
Oleh karena itu, penting bagi petani untuk mengenali jenis-jenis hama yang sering menyerang padi agar bisa melakukan pengendalian dengan cepat dan tepat.
Baca juga: Mau Perpanjang SKCK 2026? Cek Syarat, Biaya, dan Prosedurnya
Berikut beberapa hama tanaman padi yang paling merugikan petani.
Tikus sawah menjadi salah satu musuh utama petani padi, karena hama ini bisa menyerang tanaman sejak masa tanam hingga menjelang panen.
Karena berkembang biak dengan cepat dan memiliki daya rusak yang tinggi, tikus sering menyebabkan kerugian besar di lahan pertanian.
Baca juga: 10 Ide Lomba Class Meeting Seru dan Kreatif untuk Sekolah
Pengendaliannya bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti:
Hama pelipat daun atau Cnaphalocrocis Medinalis sering disebut juga sebagai hama putih palsu. Hama ini menyerang daun padi dengan cara melipat daun lalu memakan jaringan hijau di dalamnya.
Tanda-tanda serangannya antara lain:
Baca juga: Menahan Tangis Punya Efek bagi Emosi, Dampaknya Jangka Panjang!
Serangan hama ini bisa sangat merugikan, terutama jika terjadi pada fase vegetatif dan tingkat kerusakan daun sudah melebihi 50 persen.
Wereng merupakan serangga kecil berwarna cokelat yang mengisap cairan tanaman padi. Hama ini biasanya mulai menyerang saat tanaman berusia sekitar 10–20 hari setelah tanam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Nufarm.com