Rabu, 08 APRIL 2026 • 16:17 WIB

Nggak Cuma Bangunan Tua, Ini 4 Warisan Belanda yang Masih Nempel di Kehidupan Orang Indonesia

Author

Ilustradi peninggalan Belanda yang masih lekat dengan kehidupan Indonesia. (Z Creator/Nida Asma Amaniy)

INDOZONE.ID - Indonesia dikenal sebagai negara dengan warisan budaya yang super kaya. Dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah punya ciri khasnya sendiri — baik dari segi bahasa, budaya, hingga kebiasaan sehari-hari. 

Tapi siapa sangka, sebagian dari hal yang kita anggap “normal” hari ini ternyata berasal dari masa penjajahan Belanda yang berlangsung ratusan tahun.

Selama kurang lebih 3,5 abad, Belanda bukan cuma menguasai wilayah, tapi juga meninggalkan pengaruh yang diam-diam masih melekat di kehidupan masyarakat Indonesia hingga sekarang. 

Mulai dari sistem sekolah, bahasa, sampai kebiasaan sosial — semuanya punya jejak kolonial.

Baca juga: 6 Tips Meningkatkan Kesehatan Mental di Tengah Tekanan Kerja, Biar Nggak Tumbang!

Lalu, apa saja sih warisan Belanda yang masih kita rasakan hari ini? Yuk, kita bahas satu per satu!

1. Sistem Pendidikan: Dari Belanda, Jadi Standar Nasional

Salah satu pengaruh terbesar dari masa kolonial Belanda ada di dunia pendidikan. Sistem sekolah yang kita jalani sekarang ternyata banyak mengadopsi model Eropa, khususnya Belanda.

Misalnya, pembagian jenjang pendidikan seperti SD selama 6 tahun, lalu SMP dan SMA masing-masing 3 tahun. Sistem ini sudah diterapkan sejak era kolonial dan masih digunakan hingga sekarang.

Selain itu, konsep ruang kelas juga ikut terpengaruh. Posisi guru yang berdiri di depan kelas dan siswa yang duduk menghadap ke depan bukan tanpa alasan — ini memang dirancang agar guru menjadi pusat perhatian saat proses belajar berlangsung. 

Baca juga: Rahasia Evolusi Batik Indonesia yang Dipengaruhi Budaya Dunia

Bahkan, sistem pembagian usia siswa dalam tiap jenjang juga berasal dari pendekatan pendidikan ala Eropa.

Meski dulu pendidikan hanya bisa diakses oleh kalangan tertentu, kini sistem tersebut berkembang menjadi lebih inklusif dan terbuka untuk semua.

2. Bahasa: Ribuan Kata Belanda yang Kita Pakai Tanpa Sadar

Bahasa Indonesia ternyata menyimpan banyak sekali jejak Belanda. Karena interaksi yang intens selama masa penjajahan, banyak kata dalam bahasa Indonesia yang merupakan serapan dari bahasa Belanda.

Diperkirakan ada sekitar 10.000 kata dalam bahasa Indonesia yang berasal dari Belanda. Contohnya:

Baca juga: Kenapa Kucing Menggosokkan Kepalanya ke Kaki Kita? Ini Artinya

  • Kantor (kantoor)
  • Kulkas (koelkast)
  • Buncis (boontjes)
  • Sepatu (sepatu dari “schoen” melalui adaptasi)
  • Resleting (ritssluiting)

Pengaruh ini menunjukkan bahwa bahasa berkembang mengikuti interaksi sosial. Tanpa kita sadari, kata-kata tersebut sudah jadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia.

Baca juga: Sering Dibantu Angkat Jemuran, Pria Ini Balas Kebaikan Tetangga dengan Mengisi Token Listrik

3. Agama: Penyebaran Kristen di Masa Kolonial

Indonesia memang dikenal sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai ketuhanan, sesuai dengan sila pertama dalam Pancasila. 

Namun, penyebaran agama Kristen di Indonesia tidak lepas dari peran bangsa Eropa, termasuk Belanda.

Pada masa kolonial, Belanda membawa misi yang dikenal dengan istilah “Gold, Gospel, Glory”. Selain mencari kekayaan (Gold) dan kekuasaan (Glory), mereka juga menyebarkan agama Kristen (Gospel).

Akibatnya, hingga kini agama Kristen berkembang di beberapa wilayah Indonesia, terutama di daerah seperti Maluku, Papua, dan sebagian Sulawesi.

Baca juga: Teori Abiogenesis: Pengertian, Sejarah, dan Perkembangannya

4. Budaya & Kebiasaan: Hal Kecil yang Ternyata Berasal dari Eropa

Pengaruh Belanda juga terasa dalam aspek budaya dan gaya hidup masyarakat Indonesia. Meskipun tidak selalu terlihat jelas, beberapa kebiasaan yang kita anggap umum ternyata berasal dari budaya Eropa.

Salah satunya adalah kebiasaan memberikan bunga kepada orang tersayang. Tradisi ini identik dengan budaya romantis di Eropa dan mulai dikenal di Indonesia sejak masa kolonial.

Selain itu, pengaruh juga terlihat dalam:

  • Gaya berpakaian formal
  • Tata kota dan arsitektur bangunan tua
  • Sistem administrasi dan birokrasi

Baca juga: Apakah Pasir Laut Boleh Diambil? Ini Aturan dan Dampak Penambangan Ilegal

  • Pola pikir yang lebih terstruktur dan sistematis

Beberapa bangunan peninggalan Belanda bahkan masih berdiri kokoh hingga sekarang dan menjadi ikon wisata sejarah di berbagai kota.

Di Balik Warisan, Ada Luka Sejarah

Meski ada beberapa warisan yang masih kita manfaatkan hingga sekarang, penting untuk diingat bahwa masa kolonial adalah periode kelam dalam sejarah Indonesia. 

Penindasan, eksploitasi sumber daya, hingga penderitaan rakyat menjadi bagian tak terpisahkan dari era tersebut.

Baca juga: Kalender Bali 2026 Lengkap: Jadwal Hari Raya Hindu, Cuti Bersama, dan Dewasa Ayu

Warisan yang ada hari ini bukan berarti membenarkan penjajahan, melainkan menjadi bukti bahwa sejarah telah membentuk Indonesia menjadi seperti sekarang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Student-activity.binus.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU