Ilustrasi lansia yang mengalami gangguan penglihatan, akibat degenerasi makula. (Freepik)
INDOZONE.ID - Degenerasi makula terkait usia atau Age-Related Macular Degeneration (AMD), merupakan penyebab utama gangguan penglihatan berat pada orang dewasa usia di atas 50 tahun.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, sekitar 1,8 juta orang telah mengalami AMD, dan 7,3 juta lainnya berisiko tinggi mengalami gangguan penglihatan akibat penyakit ini.
Orang kulit putih memiliki risiko lebih tinggi terkena AMD dibanding ras lainnya. Lalu, perempuan cenderung mengalami kondisi ini pada usia yang lebih muda dibanding laki-laki.
Dikutip dari American Optometric Association, AMD terjadi akibat perubahan pada makula, yaitu bagian kecil pada retina di lapisan belakang dalam mata yang berperan penting dalam penglihatan pusat. AMD terbagi menjadi dua jenis, kering (atrofik) dan basah (eksudatif).
Mayoritas penderita mengalami AMD kering. Meski belum ada pengobatan spesifik untuk jenis ini, sejumlah penelitian menunjukkan, suplemen vitamin, pola makan Mediterania, perlindungan dari sinar ultraviolet, serta berhenti merokok dapat memperlambat perkembangannya.
Jenis AMD basah yang lebih jarang, dapat ditangani melalui suntikan intraokular obat anti-VEGF, terutama jika dideteksi sejak dini.
Baca juga: Waspadai Keratitis, Peradangan Kornea yang Dapat Ganggu Penglihatan
Pada tahap awal, gejala AMD sering kali tidak disadari, antara lain:
Ilustrasi lansia sedang melakukan pemeriksaan mata akibat degenerasi makula. (Freepik)
Jika kamu mengalami gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter spesialis mata untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh. Pemeriksaan ini dapat memastikan adanya AMD atau gangguan mata lainnya.
Dokter juga dapat memberikan alat sederhana untuk pemeriksaan di rumah, seperti Amsler Grid. Perlu diketahui, penglihatan pusat yang sudah hilang akibat AMD tidak bisa dikembalikan.
Namun, alat bantu penglihatan seperti lensa teleskopik atau mikroskopik, dapat membantu memaksimalkan sisa penglihatan.
Pada AMD kering, jaringan makula secara bertahap menipis dan kehilangan fungsinya. Belum ditemukan obat untuk jenis ini, dan kehilangan penglihatan tidak dapat dipulihkan.
Namun, perubahan pola makan dan konsumsi suplemen nutrisi, dapat memperlambat kerusakan penglihatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: American Optometric Association