Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 08 OKTOBER 2025 • 14:32 WIB

Minuman Bersoda Bisa Tingkatkan Risiko Depresi pada Wanita, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Minuman Bersoda Bisa Tingkatkan Risiko Depresi pada Wanita, Ini Penjelasan IlmiahnyaIlustrasi depresi (Pexels/Kat Jayne)

INDOZONE.ID - Bagi sebagian orang, minuman bersoda mungkin jadi pelepas dahaga favorit di tengah hari yang panas. Namun, di balik kesegarannya, penelitian terbaru mengungkapkan fakta yang cukup mengkhawatirkan.

Konsumsi soda secara rutin bisa meningkatkan risiko depresi, terutama pada wanita. Temuan ini berasal dari studi yang dipublikasikan di jurnal JAMA Psychiatry, dipimpin oleh Sharmili Edwin Thanarajah, PhD, peneliti psikiatri di Rumah Sakit Universitas Frankfurt, Jerman. Timnya menganalisis data medis lebih dari 900 orang dewasa berusia 18–65 tahun, termasuk 400 orang dengan diagnosis depresi mayor dan 500 individu sehat sebagai kelompok pembanding.

Para peserta mengisi kuesioner pola makan dan memberikan sampel tinja untuk meneliti mikrobioma usus, yakni kumpulan bakteri baik dan jahat yang berperan penting bagi kesehatan tubuh dan mental.

Soda dan Perubahan Bakteri Usus

Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan minum soda dan tingkat keparahan depresi, namun menariknya, efek ini hanya terlihat pada wanita.

Wanita yang paling sering mengonsumsi soda memiliki risiko depresi 17% lebih tinggi dibandingkan mereka yang jarang atau tidak meminumnya sama sekali. Selain itu, mereka juga melaporkan gejala depresi yang lebih parah, seperti kelelahan ekstrem, kehilangan minat, hingga munculnya pikiran negatif terhadap diri sendiri.

Menurut para peneliti, hal ini kemungkinan disebabkan oleh perubahan pada mikrobioma usus. Wanita yang rutin minum soda menunjukkan peningkatan signifikan pada jenis bakteri bernama Eggerthella, yang sebelumnya telah dikaitkan dengan gangguan suasana hati.

Baca juga: Perhatian! Risiko Depresi Bisa Turun dengan Penuhi Kebutuhan Kalium

Bagaimana Soda Bisa Mempengaruhi Kesehatan Mental?

Kandungan gula sederhana yang tinggi dalam minuman bersoda dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma usus.

Gula memberi “makanan” bagi bakteri pro-inflamasi yang kemudian memicu peradangan, melemahkan lapisan pelindung usus, dan mengganggu sistem imun di saluran pencernaan.

Kondisi ini bisa berdampak pada komunikasi antara usus dan otak (gut-brain axis), yang berperan besar dalam pengaturan suasana hati. Dengan kata lain, gangguan di usus dapat berimbas pada kesehatan mental seseorang.

Baca juga: Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Burnout dan Depresi!

Kenapa Hanya Terjadi pada Wanita?

Thanarajah dan timnya belum menemukan alasan pasti, namun mereka menduga perbedaan hormon dan respons imun antara pria dan wanita berperan penting. 

Hormon seperti estrogen diketahui dapat memengaruhi fungsi usus dan respons peradangan, sehingga wanita mungkin lebih rentan terhadap perubahan mikrobioma akibat konsumsi gula berlebih.

Ahli Gizi: Jangan Anggap Aman Meski Kamu Bukan Wanita

Ahli gizi Hennis Tung, RD, dari Hong Kong, menegaskan bahwa meski efek signifikan hanya terlihat pada wanita, bukan berarti pria aman dari dampaknya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Everyday Health

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Minuman Bersoda Bisa Tingkatkan Risiko Depresi pada Wanita, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!