Perbedaan Tidur REM dan NREM yang Wajib Kamu Ketahui agar Tubuh Sehat (Freepik)
INDOZONE.ID - Tidur bukan hanya sekadar beristirahat setelah seharian beraktivitas. Tubuh dan otak tetap bekerja selama tidur untuk memulihkan energi, memperkuat sistem kekebalan, dan mengatur memori serta emosi.
Tapi tahukah kamu kalau tidur itu tidak cuma satu macam? Ada dua fase utama yang harus kamu tahu: NREM (Non‑Rapid Eye Movement) dan REM (Rapid Eye Movement).
Memahami perbedaan tidur REM dan NREM penting agar kamu bisa menjaga kualitas tidur dan kesehatan tubuh secara optimal.
Artikel ini akan menjelaskan apa itu NREM dan REM dan manfaat masing-masing.
Tidur adalah proses biologis alami yang sangat penting bagi tubuh dan otak. Saat tidur, tubuh memasuki keadaan istirahat aktif di mana berbagai proses pemulihan terjadi.
Termasuk, perbaikan sel yang rusak, penguatan sistem kekebalan, dan pengaturan hormon.
Otak juga tetap bekerja dengan memproses informasi yang diperoleh sepanjang hari, menyimpan memori jangka panjang, dan mengelola emosi agar suasana hati tetap stabil.
Tidur yang cukup dan berkualitas tidak hanya membuat tubuh terasa segar, tetapi juga mendukung kemampuan berpikir, konsentrasi, kreativitas, dan kesehatan secara keseluruhan.
Sebaliknya, kurang tidur dapat menyebabkan kelelahan, gangguan fokus, stres, serta meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.
Dengan demikian, tidur merupakan fondasi penting bagi tubuh dan pikiran agar tetap sehat dan berfungsi optimal setiap hari.
Baca juga: Takut Tidur dan Selalu Kepikiran Mati? Hati-hati Kamu Kena Somniphobia
Tidur bukan hanya sekadar menutup mata atau beristirahat. Saat tidur, tubuh dan otak melakukan banyak pekerjaan penting supaya kita tetap sehat, kuat, dan bisa berpikir dengan baik.
Kalau kurang tidur, tubuh dan pikiran bisa cepat lelah, mood jadi jelek, dan daya konsentrasi menurun.
Berikut alasan kenapa tidur itu sangat penting:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: My.clevelandclinic.org