Mengurangi stres. (freepik.com)
INDOZONE.ID - Stres sering dianggap hal “biasa” dalam hidup — apalagi di tengah tekanan kerja, masalah keuangan, sampai urusan hubungan.
Tapi jangan salah, stres bukan cuma bikin pikiran kacau. Kalau terjadi terus-menerus, dampaknya bisa menjalar ke seluruh tubuh dan memicu berbagai penyakit serius.
Bahkan, dalam kondisi tertentu, stres kronis bisa meningkatkan risiko penyakit berat seperti jantung hingga kanker.
Baca juga: USG Kehamilan Berapa Kali? Simak Jadwal dan Manfaatnya
Ketika kamu menghadapi tekanan, tubuh otomatis mengaktifkan sistem darurat yang disebut fight or flight. Ini adalah mekanisme alami untuk melindungi diri dari bahaya.
Saat itu terjadi:
Baca juga: Perut Atas Keras dan Bawah Lembek Saat Hamil, Normal atau Berbahaya?
Dalam jangka pendek, ini normal. Tapi kalau stres berlangsung lama, tubuh seperti “dipaksa siaga” terus tanpa istirahat. Di sinilah masalah mulai muncul.
Stres yang tidak dikelola dengan baik bisa mengganggu keseimbangan tubuh dan memicu berbagai gangguan kesehatan.
Berikut beberapa kondisi yang sering dikaitkan dengan stres:
Baca juga: Perut Atas Keras dan Bawah Lembek Saat Hamil, Normal atau Berbahaya?
Stres meningkatkan tekanan darah dan mempercepat detak jantung, yang bisa memicu serangan jantung atau gangguan irama jantung.
Hormon stres mempengaruhi kadar gula darah. Jika terus terjadi, risiko diabetes meningkat.
Stres sering membuat seseorang makan berlebihan, terutama makanan tinggi gula dan lemak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Verywellmind.com