INDOZONE.ID - Menjaga kebugaran tubuh tidak selalu harus dilakukan dengan olahraga berat. Salah satu cara sederhana yang bisa kamu coba adalah jalan di tempat.
Namun, benarkah jalan di tempat benar-benar efektif untuk menurunkan berat badan? Berikut penjelasannya.
Benarkah Jalan di Tempat Bisa Membakar Kalori?
Meskipun terlihat sederhana, jalan di tempat termasuk aktivitas fisik yang mampu membantu tubuh membakar energi.
Menurut ahli fisioterapi Boreman, setiap gerakan yang membuat tubuh aktif, akan meningkatkan detak jantung serta memperlancar aliran darah ke otot.
Selama 30 menit jalan di tempat, tubuh bisa membakar sekitar 100-200 kalori, tergantung intensitas dan kecepatan gerakan.
Sementara itu, versi yang lebih intens seperti jalan di tempat high knees (mengangkat lutut tinggi) bisa membakar sekitar 250-300 kalori per 30 menit, karena gerakannya lebih dinamis dan melibatkan lebih banyak otot.
Baca juga: 4 Waktu Terbaik untuk Berjalan Kaki, Kapan Saja?
Dibandingkan dengan jalan biasa, aktivitas jalan di tempat mungkin membakar sedikit lebih sedikit kalori, karena tidak ada dorongan langkah ke depan.
Namun, jika dilakukan dengan ritme cepat dan disertai variasi seperti high knees, hasil pembakarannya bisa mendekati bahkan menyamai jalan cepat di luar ruangan.
Menariknya, aktivitas ini sangat fleksibel dilakukan kapan saja saat menunggu antrean, menonton TV, atau bahkan saat menelepon.
Jadi, tanpa keluar rumah, kamu tetap bisa menjaga tubuh tetap aktif dan meningkatkan pembakaran kalori harian.
Baca juga: 6 Manfaat Luar Biasa dari Berjalan Kaki 30 Menit Setiap Hari
Tips Jalan di Tempat agar Hasilnya Lebih Efektif
Agar manfaat jalan di tempat lebih optimal, kamu perlu memperhatikan teknik dan rutinitasnya. Berikut, beberapa tips jalan di tempat agar hasilnya lebih efektif:
1. Gunakan sepatu yang nyaman
Pilih sepatu dengan bantalan empuk dan dukungan yang baik untuk mencegah cedera kaki.
2. Ayunkan tangan saat bergerak
Gerakan tangan yang aktif membantu meningkatkan pembakaran kalori dan menjaga keseimbangan tubuh.
3. Jaga detak jantung tetap aktif
Upayakan agar detak jantung berada di kisaran 50-60 persen dari batas maksimal, terutama bagi pemula.
4. Angkat lutut lebih tinggi
Semakin tinggi lutut diangkat, semakin banyak otot yang bekerja. Jika ingin hasil lebih intens, coba variasi high knees selama 1-2 menit di sela latihan untuk meningkatkan pembakaran kalori.
5. Tetapkan target langkah atau durasi
Mulailah dengan target ringan seperti 5.000-7.500 langkah per hari, lalu naikkan secara bertahap hingga 10.000 langkah atau minimal 30 menit per sesi.
6. Manfaatkan waktu luang
Jalan di tempat bisa dilakukan sambil menonton film, mendengarkan musik, atau bahkan saat bekerja dari rumah.
7. Coba variasi latihan kombinasi
Kombinasikan jalan di tempat dengan latihan kekuatan seperti squat atau push-up agar otot lebih terlatih, dan pembakaran kalori meningkat.
Perbedaan Jalan di Tempat dan Jalan Biasa
Meski sekilas mirip, jalan di tempat dan jalan biasa memiliki perbedaan mendasar. Pada jalan biasa, tubuh bergerak maju dan menstimulasi lebih banyak otot kaki serta sendi, sehingga pembakaran kalorinya bisa sedikit lebih besar.
Sedangkan jalan di tempat, lebih menekankan pada kestabilan dan irama gerakan. Jika dilakukan dengan variasi seperti high knees atau interval cepat, manfaatnya tidak kalah dengan jalan biasa di luar ruangan.
Jalan di tempat bisa menjadi solusi mudah bagi kamu yang ingin tetap aktif tanpa harus keluar rumah. Yuk mulai dari sekarang!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Betterhealthfacts.com