Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 18:35 WIB

5 Sinyal Tak Terduga Kanker Ginekologi Menurut Dr. Amir Khan

Author

Ilustrasi Kanker Ginekologi (Sumber : Freepik)

INDOZONE.ID - Dokter umum Amir Khan mengungkap lima gejala yang sering tidak dianggap serius, namun dapat menandakan perkembangan kanker ginekologi seperti kanker ovarium, kanker serviks, dan kanker rahim.

Banyak wanita keliru mengaitkan tanda-tanda ini dengan perubahan hormon siklus bulanan, padahal bisa menjadi sinyal awal masalah yang jauh lebih serius.

1. Kembung dan Perubahan pada Sistem Pencernaan

Menurut Dr. Khan, rasa kembung yang lebih intens dari biasanya, perut terasa penuh atau keras, sakit perut, serta sering buang air kecil adalah tanda yang perlu diwaspadai.

Gejala ini memang bisa muncul sesekali, namun jika berlangsung hampir setiap hari selama tiga minggu atau lebih, terutama pada wanita usia di atas 35 tahun, penting untuk segera diperiksa. Ini merupakan ciri klasik kanker ovarium yang memiliki tingkat mortalitas tinggi.

Ia menegaskan: “Kembung yang menetap, cepat merasa kenyang, sakit perut, atau sering ingin buang air kecil dapat menjadi tanda kanker ovarium.”

Baca juga: Penyebab Kista yang Wajib Diwaspadai: Jenis, Gejala, dan Cara Mencegahnya

2. Nyeri atau Ketidaknyamanan pada Panggul

Kanker ovarium juga dapat memunculkan nyeri panggul, penurunan nafsu makan, rasa lelah berkepanjangan, dan penurunan berat badan tanpa sebab. Nyeri tersebut bisa terasa samar namun tidak hilang-hilang, terutama bila disertai gangguan pola menstruasi.

3. Nyeri Punggung Bawah yang Tidak Bisa Dijelaskan

Nyeri punggung bawah yang terus-menerus, tumpul, dan tidak membaik meski sudah diobati bisa menjadi tanda kanker ginekologi. Meski bisa saja berkaitan dengan masalah otot atau tulang belakang, tumor di area panggul kadang menekan saraf sehingga menimbulkan sensasi nyeri yang “dipantulkan” ke punggung.

4. Rasa Sakit Ketika Berhubungan Seksual

Jika muncul tiba-tiba atau semakin parah, nyeri saat berhubungan seksual dapat menandakan adanya perubahan serius dalam tubuh. Dr. Khan menekankan bahwa gejala ini tidak boleh diabaikan, terutama ketika terjadi bersamaan dengan gejala lain seperti perubahan siklus menstruasi.

Baca juga: 9 Penyebab Ruam di Ketiak yang Sering Dialami Banyak Orang, Jangan Disepelekan!

5. Gatal, Nyeri, Luka, atau Perubahan pada Area Vulva

Gatal atau rasa terbakar pada area sensitif memang sering dikira akibat infeksi jamur. Namun kenyataannya, gejala ini bisa menjadi tanda kanker vulva atau kondisi prakanker.

Perubahan warna kulit, tekstur yang berbeda, munculnya benjolan, luka, atau tahi lalat yang berubah bentuk juga harus diwaspadai. Pendarahan tidak normal atau keputihan yang tidak biasa—terutama pada wanita pascamenopause—dapat menjadi tanda kanker serviks atau rahim. Keputihan yang berair, bercampur darah, atau berbau menyengat dikategorikan sebagai gejala abnormal.

Dr. Khan menekankan pentingnya pemeriksaan dini karena gejala kanker ginekologi sering samar dan mudah disalahartikan.

Baca juga: Minum Jus Pagi-pagi Kok Malah Kembung? Ternyata Ini Penyebabnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Aif.by

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU