INDOZONE.ID - Siapa nih yang baru lihat uban pertama kali eh, tiba-tiba kok kulit kepala terasa gatal?
Banyak orang kemudian langsung curiga “Apa uban ya yang bikin gatal?” Padahal belum tentu loh.
Yuk kita ulik sama-sama kenapa kulit kepala bisa gatal ketika uban mulai muncul.
Kenapa Banyak Orang Mengira Uban Bikin Kulit Kepala Gatal
Banyak orang mikir kalau muncul uban pasti bikin kulit kepala gatal.
Padahal sebenarnya, gatalnya bukan datang dari ubannya, tapi dari perubahan yang terjadi pada rambut dan kulit kepala.
Baca juga: 8 Alasan Kamu Harus Mulai Olahraga di Bawah Matahari
Rambut yang mulai beruban biasanya kehilangan melanin, jadi teksturnya berubah, lebih kering, lebih kasar, dan lebih susah menjaga kelembapan dibanding rambut hitam biasa.
Perubahan tekstur ini bikin kulit kepala jadi lebih sensitif, gampang iritasi, dan cepat terasa kering.
Ditambah lagi, seiring bertambah usia, produksi minyak alami di kulit kepala juga makin berkurang.
Kalau minyaknya sedikit, kulit kepala bisa mudah kering dan akhirnya menimbulkan rasa gatal.
Jadi wajar kalau banyak orang merasa gatal muncul bersamaan dengan uban, tapi sebenarnya penyebabnya lebih kompleks daripada sekadar rambut yang berubah warna.
Baca juga: Bukan Cuma Bikin Bentuk Badan Bagus, Ini 12 Dampak Weight Training untuk Mental Kamu
Penyebab Kulit Kepala Gatal Tidak Selalu Karena Uban
Penyebab kulit kepala gatal ternyata nggak selalu karena uban, loh. Menurut para ahli kulit dan sumber internasional, ada banyak faktor lain yang bisa bikin kulit kepala nggatal.
Salah satunya kulit kepala kering; kalau kelembapannya kurang, area ini bisa terasa gatal atau bahkan mengelupas.
Ada juga kondisi seperti seborrheic dermatitis, yang biasanya dikenal sebagai ketombe, di mana kulit kepala bisa merah, bersisik, dan kadang berminyak, tentu saja sering disertai rasa gatal.
Selain itu, reaksi terhadap produk perawatan rambut juga bisa jadi biang kerok. Shampoo, conditioner, pewarna rambut, atau produk styling tertentu kadang bikin kulit kepala iritasi atau alergi.
Bahkan beberapa gangguan kulit seperti eczema, psoriasis, atau infeksi jamur juga bisa memicu gatal di sini bukan rambut yang jadi masalah, tapi kulitnya sendiri.
Baca juga: Bahaya Menjemur Bayi, Dokter Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Mitos Cegah Kuning
Jadi, meski uban bisa membuat kulit kepala sedikit lebih sensitif, bukan berarti ia selalu menjadi penyebab utama gatal. Banyak faktor lain yang bisa bermain di balik layar.
Apakah Aman Mencabut Uban Karena Gatal?
Eits, jangan buru-buru cabut uban cuma karena gatal, ya! Menurut para ahli, mencabut rambut uban bisa bikin folikel rambut terbuka, kulit kepala jadi iritasi, atau bahkan berisiko infeksi.
Selain itu, rambut yang tumbuh kembali bisa terasa lebih kasar, teksturnya beda, dan kadang mengganggu siklus pertumbuhan rambut.
Jadi kalau niatmu cabut uban hanya karena gatal, mending tahan dulu.
Lebih baik cari tahu dulu apa sebenarnya yang bikin kulit kepalamu gatal, baru putuskan langkah yang tepat.
Baca juga: Riset: 75% Bayi Sudah Pakai Popok Sejak Lahir tapi Salah Pilih Bisa Bahaya Lho Moms
Cara Meredakan Gatal Saat Uban Mulai Datang
Kalau Kamu merasa gatal di kulit kepala ketika uban mulai bermunculan, ini beberapa tips yang cukup “aman” untuk dicoba:
- Gunakan sampo dan kondisioner lembut: pilih yang diformulasi untuk kulit kepala sensitif atau “moisturizing”. Hindari produk dengan kandungan keras seperti sulfat atau alkohol jika kulit kepala mudah iritasi.
- Jaga kelembapan kulit kepala: kadang rambut uban butuh ekstra kelembapan, misalnya dengan memakai minyak alami (minyak kelapa, minyak argan, dsb) atau hair mask pelembap. Ini membantu mengurangi kekeringan dan rasa gatal. (Konsep ini sama dengan rekomendasi pakar untuk kulit kepala kering).
- Hindari terlalu sering mengubah produk rambut atau menggunakan pewarna / bleaching karena perubahan tekstur rambut dan kulit kepala sensitif bisa meningkatkan risiko iritasi/reaksi.
Baca juga: Anak Gemar Konsumsi Tempe Tiap Hari? Ada Bahaya-bahaya Ini yang Mengintai si Buah Hati Loh Moms!
- Jika gatal disertai ketombe, sisik, rasa terbakar, kemerahan, atau rambut rontok, sebaiknya segera konsultasi ke dokter kulit.
Bisa jadi penyebabnya bukan sekadar uban, tapi kondisi kulit seperti dermatitis, psoriasis, atau infeksi kulit kepala.
Kesimpulannya, ya ada kemungkinan kulit kepala terasa gatal ketika uban mulai muncul.
Tapi sebenarnya bukan “ubannya” yang gatal, melainkan perubahan di kulit kepala/rambut, karena berkurangnya minyak alami, rambut yang lebih kasar, kulit sensitif, atau faktor eksternal seperti produk rambut.
Jadi kalau Kamu merasa gatal, jangan langsung nyalahin uban. Coba perhatikan perawatan rambut dan kulit kepalamu.
Kalau perlu, konsultasikan sama dokter kulit supaya Kamu bisa tahu penyebab pastinya dan dapet solusi yang tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber