INDOZONE.ID - Pernah merasa sudah bangun tidur, melihat sekitar, bahkan mulai bergerak, tapi kemudian sadar kalau semua itu ternyata masih mimpi? Kondisi seperti ini dikenal dengan istilah false awakening.
Pengalaman tersebut sering terasa sangat nyata, sehingga banyak orang sulit membedakan antara mimpi dan kenyataan.
Meski terdengar membingungkan, false awakening sebenarnya merupakan fenomena tidur yang cukup umum, dan bisa dialami oleh siapa saja.
Apa Itu False Awakening?
False awakening adalah mimpi tentang bangun tidur. Otak menciptakan gambaran seolah-olah seseorang sudah terjaga, padahal tubuhnya masih tertidur.
Dalam mimpi tersebut, seseorang bisa merasa sudah bangun, turun dari tempat tidur, atau melakukan rutinitas pagi.
Kesadaran baru muncul setelah seseorang benar-benar terbangun dan menyadari bahwa “bangun” sebelumnya hanyalah mimpi.
Karena kemiripan suasananya dengan dunia nyata, false awakening sering sulit dibedakan dari kenyataan.
Baca juga: 'Anxiety Dream', Mimpi Buruk Akibat Stres yang Diam-diam Rusak Kualitas Tidur
Bagaimana False Awakening Bisa Terjadi?
False awakening biasanya terjadi saat seseorang berada pada fase tidur REM (Rapid Eye Movement), yaitu fase tidur di mana mimpi muncul dengan jelas. Pada fase ini, otak aktif, tetapi tubuh masih dalam kondisi tidur.
Jika seseorang sering terbangun di malam hari atau tidurnya tidak nyenyak, otak bisa menciptakan sensasi seolah-olah sudah bangun. Inilah yang memicu terjadinya false awakening.
Beberapa kondisi yang membuat false awakening lebih mudah terjadi antara lain:
- Tidur yang tidak nyenyak
- Sering terbangun di malam hari
- Kurang tidur
- Stres atau pikiran yang terlalu aktif
- Perubahan jadwal tidur
Ciri-ciri False Awakening
Berikut beberapa ciri yang sering dialami saat false awakening:
- Merasa sudah bangun dari tidur
- Melihat lingkungan yang sangat mirip dengan dunia nyata
- Melakukan kegiatan ringan seperti duduk atau berjalan
- Merasa aneh atau bingung
- Baru sadar masih bermimpi setelah bangun lagi
Pada beberapa orang, false awakening bisa terjadi berulang kali, seperti merasa bangun beberapa kali berturut-turut padahal masih bermimpi.
Baca juga: 5 Tips Tingkatkan Kualitas Tidur Agar Tetap Sehat
Hubungan False Awakening dengan Mimpi Lucid
False awakening memiliki hubungan dengan mimpi lucid atau lucid dreaming. Dalam beberapa situasi, seseorang bisa menyadari bahwa dirinya masih bermimpi saat mengalami false awakening.
Ketika kesadaran ini muncul, mimpi tersebut dapat berubah menjadi mimpi lucid, di mana seseorang sadar sedang bermimpi dan dapat mengontrol mimpi tersebut.
Namun, tidak semua orang mengalami transisi ini. Banyak yang baru sadar setelah benar-benar terbangun.
Apakah False Awakening Berbahaya?
Secara umum, false awakening tidak berbahaya dan bukan tanda penyakit serius. Namun, jika sering terjadi dan membuat tidur terganggu, kondisi ini bisa menyebabkan rasa lelah dan kurang istirahat.
Jika false awakening disertai dengan gangguan tidur lain atau stres berat, sebaiknya perhatikan kualitas tidur dan kondisi kesehatan secara keseluruhan
Dampak yang mungkin dirasakan antara lain:
- Tidur terasa tidak nyenyak
- Bangun dalam keadaan lelah
- Sulit membedakan mimpi dan kenyataan sesaat setelah bangun
- Konsentrasi menurun di siang hari
Cara Mengurangi False Awakening
Untuk membantu mengurangi false awakening, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:
- Menjaga jadwal tidur yang teratur
- Tidur cukup sesuai kebutuhan tubuh
- Menghindari penggunaan gawai sebelum tidur
- Menciptakan suasana kamar yang nyaman
- Mengelola stres dengan baik
Kualitas tidur yang baik sangat berperan dalam menyeimbangkan kerja otak saat tidur.
Baca juga: 4 Fase Tidur yang Menentukan Kualitas Istirahatmu, Apa Saja?
False awakening adalah kondisi ketika seseorang merasa sudah bangun tidur, padahal masih berada dalam mimpi. Pengalaman ini terasa nyata dan bisa membingungkan, tetapi umumnya tidak berbahaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Very Well Health