INDOZONE.ID - Kromosom merupakan bagian penting yang ada di dalam sel tubuh manusia. Struktur kecil ini menyimpan informasi genetik yang berperan dalam menentukan berbagai sifat seseorang.
Mulai dari warna mata, bentuk rambut, hingga tinggi badan.
Di dalam kromosom terdapat gen yang membawa informasi dari orang tua kepada anak. Karena itu, banyak sifat atau karakter dalam tubuh manusia, dapat diturunkan dari generasi ke generasi melalui proses pewarisan genetik.
Untuk memahami kromosom lebih jelas, berikut penjelasan tentang pengertian, fungsi, jumlah, serta beberapa kelainan kromosom yang dapat terjadi pada manusia.
Pengertian Kromosom
Kromosom berasal dari kata Yunani, chroma (warna) dan soma (tubuh), karena strukturnya yang mudah menyerap zat warna saat diamati di bawah mikroskop.
Kromosom terdiri dari untaian panjang DNA yang berpilin sangat rapat bersama protein khusus yang disebut histon.
Kromosom adalah struktur kecil berbentuk seperti benang, yang berada di dalam inti sel. Struktur ini terdiri dari DNA dan protein yang saling melilit, sehingga membentuk kromosom.
Di dalam DNA terdapat gen yang menyimpan berbagai informasi genetik. Gen-gen tersebut berperan dalam menentukan berbagai sifat pada manusia.
Misalnya warna mata, bentuk wajah, tinggi badan, hingga beberapa karakteristik lainnya. Informasi ini diwariskan dari orang tua kepada anak melalui kromosom.
Kromosom juga berperan penting saat sel mengalami pembelahan. Saat proses pembelahan sel terjadi, kromosom akan menggandakan diri.
Sehingga, setiap sel baru memiliki informasi genetik yang sama seperti sel sebelumnya.
Baca juga: 7 Cara Meningkatkan Kualitas Sperma agar Cepat Hamil, Apa Saja?
Fungsi Kromosom
Kromosom memiliki beberapa fungsi penting dalam tubuh manusia. Berikut ini, beberapa fungsi kromosom yang perlu diketahui:
1. Menyimpan Informasi Genetik
Kromosom berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi genetik dalam bentuk DNA. Di dalam DNA terdapat gen yang berisi berbagai petunjuk penting bagi sel untuk menjalankan fungsinya dengan baik.
2. Menentukan Berbagai Sifat pada Manusia
Di dalam kromosom, terdapat gen yang menentukan berbagai sifat atau karakteristik manusia. Misalnya warna mata, warna kulit, bentuk rambut, tinggi badan, hingga bentuk wajah.
Sifat-sifat tersebut terbentuk dari kombinasi gen yang berasal dari kedua orang tua.
3. Mewariskan Sifat dari Orang Tua kepada Anak
Kromosom berperan dalam proses pewarisan sifat. Saat pembuahan terjadi, kromosom dari ayah yang berasal dari sel sperma, akan bergabung dengan kromosom dari ibu yang berasal dari sel telur. Kombinasi ini menentukan berbagai sifat pada anak.
4. Membantu Proses Pembelahan Sel
Kromosom membantu proses pembelahan sel agar berjalan dengan baik. Saat sel membelah, kromosom akan menggandakan diri.
Sehingga, setiap sel baru memiliki informasi genetik yang sama seperti sel sebelumnya.
Jumlah Kromosom pada Manusia
Setiap manusia memiliki jumlah kromosom yang sama di dalam sel tubuhnya. Pada manusia, terdapat 46 kromosom yang tersusun dalam 23 pasang kromosom.
Setiap pasangan kromosom terdiri dari satu kromosom, yang berasal dari ayah dan satu kromosom yang berasal dari ibu.
Dari 23 pasang kromosom tersebut, 22 pasang disebut kromosom autosom. Kromosom autosom berperan dalam mengatur berbagai sifat dan fungsi tubuh manusia.
Misalnya seperti warna kulit, bentuk rambut, tinggi badan, hingga berbagai karakteristik fisik lainnya.
Sementara itu, 1 pasang kromosom lainnya disebut kromosom seks. Kromosom ini berfungsi untuk menentukan jenis kelamin seseorang. Kromosom seks terdiri dari kromosom X dan Y.
Perempuan biasanya memiliki dua kromosom X (XX). Sedangkan laki-laki, memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y (XY).
Perbedaan kombinasi kromosom seks inilah, yang menentukan jenis kelamin manusia.
Baca juga: Ibu Hamil Wajib Tahu! Begini Cara Menghindari Virus Tokso agar Janin Tetap Aman
Kelainan Kromosom pada Manusia
Kelainan kromosom adalah, kondisi ketika jumlah atau struktur kromosom tidak normal. Hal ini biasanya terjadi karena kesalahan saat proses pembelahan sel atau saat pembentukan sel sperma dan sel telur.
Kelainan kromosom dapat memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan seseorang. Berikut ini, beberapa kelainan kromosom yang dapat terjadi pada manusia.
1. Sindrom Down
Sindrom Down terjadi karena adanya kelebihan satu kromosom pada pasangan kromosom ke-21. Kondisi ini disebut juga trisomi 21.
Orang dengan sindrom Down biasanya memiliki ciri fisik tertentu, dan mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan serta perkembangan.
2. Sindrom Turner
Sindrom Turner terjadi pada perempuan yang hanya memiliki satu kromosom X. Kondisi ini, dapat menyebabkan tinggi badan lebih pendek dari rata-rata, dan memengaruhi perkembangan organ reproduksi.
3. Sindrom Klinefelter
Sindrom Klinefelter terjadi pada laki-laki yang memiliki kromosom seks tambahan, yaitu XXY. Kondisi ini dapat memengaruhi perkembangan tubuh dan sering berkaitan dengan gangguan pada sistem reproduksi.
4. Sindrom Cri-du-chat
Sindrom Cri-du-chat terjadi karena hilangnya sebagian bagian kromosom nomor 5, yang dikenal sebagai delesi 5p. Kelainan ini dapat menyebabkan bayi memiliki tangisan yang mirip suara kucing, terutama saat masih kecil.
Cara Menjaga Keseimbangan Kromosom
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan genetik, dan mengurangi risiko terjadinya kelainan kromosom:
1. Menjaga Pola Hidup Sehat
Pola hidup sehat sangat penting untuk menjaga kualitas sel tubuh, termasuk sel reproduksi. Mengonsumsi makanan bergizi, cukup tidur, rutin berolahraga, serta menghindari rokok dan alkohol dapat membantu menjaga kesehatan sel sperma dan sel telur.
2. Mengonsumsi Nutrisi yang Cukup
Beberapa nutrisi seperti asam folat, vitamin B, zat besi, dan antioksidan sangat penting untuk kesehatan sel dan proses pembentukan DNA.
Nutrisi ini bisa diperoleh dari sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, dan makanan bergizi lainnya.
3. Menghindari Paparan Zat Berbahaya
Paparan bahan kimia berbahaya, radiasi, atau polusi berlebihan dapat memengaruhi kualitas sel dan materi genetik.
Oleh karena itu, sebaiknya hindari lingkungan yang memiliki paparan zat berbahaya secara terus-menerus.
4. Melakukan Pemeriksaan Kesehatan
Bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, melakukan pemeriksaan kesehatan atau konsultasi dengan dokter bisa membantu mengetahui kondisi kesehatan reproduksi.
Pemeriksaan ini juga dapat membantu mendeteksi risiko kelainan genetik sejak dini.
5. Merencanakan Kehamilan di Usia yang Tepat
Usia juga dapat memengaruhi kualitas sel telur dan sperma. Kehamilan pada usia yang terlalu lanjut, dapat meningkatkan risiko terjadinya kelainan kromosom.
Oleh karena itu, merencanakan kehamilan pada usia yang tepat dapat membantu mengurangi risiko tersebut.
Baca juga: 5 Manfaat Ubi Jalar untuk Ibu Hamil dan Cara Mengolahnya, Baik untuk Perkembangan Janin!
Dengan memahami kromosom, kita bisa lebih mengerti bagaimana sifat dari orang tua dapat diturunkan kepada anak.
Pengetahuan tentang kromosom, juga membantu kita mengenali berbagai kelainan genetik yang bisa terjadi pada manusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medlineplus.gov