Jumat, 10 APRIL 2026 • 17:35 WIB

Minum Cuka Apel Biar Pencernaan Lancar? Jangan Langsung Percaya, Ini Fakta Sebenarnya!

Author

Ilustrasi Cuka Apel (Freepik)

INDOZONE.ID - Cuka apel sudah lama menjadi primadona di dunia kesehatan alami. Dari klaim bantu diet, detoks, sampai bikin napas segar — semuanya seolah bisa diatasi dengan satu bahan ini.

Tapi, bener nggak sih manfaatnya se-wow itu, terutama buat pencernaan?

Lagi Viral, Tapi Emang Terbukti?

Menggunakan bahan alami sebagai “obat” sebenarnya bukan hal baru. Sejak dulu, manusia sudah memanfaatkan makanan dan tanaman untuk menjaga kesehatan.

Cuka apel sendiri dibuat dari sari apel yang difermentasi jadi alkohol, lalu diolah lagi oleh bakteri hingga menghasilkan asam asetat — komponen utama yang bikin rasanya asam khas.

Baca juga: Apakah Penderita Kanker Serviks Masih Bisa Hamil? Simak Penjelasan Medis

Menariknya, cuka apel yang tidak disaring biasanya mengandung enzim dan sedikit bakteri baik. Inilah yang sering jadi alasan kenapa banyak orang percaya cuka apel bagus untuk usus.

Bisa Atasi Perut Kembung?

Salah satu klaim paling populer: cuka apel bisa bantu mengurangi kembung.

Masalahnya, penyebab kembung itu nggak sesimpel itu. Bisa karena asam lambung rendah, sembelit, atau faktor lain. 

Memang, ada anggapan bahwa asam asetat dalam cuka apel membantu mencerna protein, apalagi seiring bertambahnya usia produksi asam lambung menurun.

Baca juga: Apa Bedanya Bypass Jantung dan Pasang Ring Jantung? Ini Penjelasannya

Namun sampai sekarang, belum ada bukti ilmiah kuat yang benar-benar mendukung klaim ini.

Meski begitu, beberapa orang mengaku merasa lebih ringan setelah makan jika mengkonsumsi cuka apel yang sudah diencerkan. Tapi ingat, ini bukan solusi utama — apalagi kalau masalah pencernaanmu cukup serius.

Asam Lambung Tinggi atau Justru Rendah?

Banyak orang mengira sensasi panas di dada (refluks) selalu karena asam lambung berlebih. Padahal, dalam beberapa kasus justru sebaliknya — asam lambung terlalu rendah.

Baca juga: Demam Hyrox! Tren Fitness Baru Ini Bikin Gym di Jakarta Full Terus

Kondisi ini bisa bikin makanan tidak tercerna sempurna, lalu memicu gas dan rasa tidak nyaman.

Meski terdengar masuk akal kalau cuka apel bisa membantu karena sifatnya asam, lagi-lagi belum ada bukti kuat yang memastikan manfaat tersebut. 

Kalau kamu sering mengalami refluks, sebaiknya langsung konsultasi ke dokter karena bisa jadi itu tanda GERD.

Katanya Bisa Bunuh Bakteri Jahat?

Secara teknis, benar. Asam asetat dalam cuka memang punya sifat antibakteri.

Tapi untuk di dalam tubuh? Jangan berharap terlalu jauh. Sistem pencernaan kita sudah punya “senjata” sendiri yang jauh lebih kuat, seperti asam lambung dan empedu. 

Baca juga: Penelitian Ungkap Faktor Genetik Pengaruhi Efektivitas Obat Pelangsing

Jadi, cuka apel bukan solusi ampuh untuk melawan bakteri jahat di tubuh.

Bisa Kurangi Peradangan Usus?

Ada juga klaim bahwa cuka apel bisa mengurangi peradangan dengan membantu pencernaan dan mengontrol bakteri jahat.

Sayangnya, ini lebih terdengar seperti mitos daripada fakta. Tidak ada bukti ilmiah yang benar-benar mendukung klaim tersebut.

Hati-Hati, Ada Efek Sampingnya!

Walaupun alami, bukan berarti aman dikonsumsi berlebihan. Cuka apel punya tingkat keasaman tinggi yang bisa:

Baca juga: Jangan Makan Berlebih, Ini Bahaya Kol Goreng bagi Kesehatan

  • Merusak lapisan gigi
  • Mengiritasi tenggorokan
  • Membuat perut tidak nyaman
  • Menurunkan kadar kalium jika berlebihan
  • Memperparah gejala maag atau tukak lambung

FYI, cuka apel tidak menyebabkan luka lambung, tapi bisa bikin kondisinya makin perih kalau kamu sudah punya masalah tersebut.

Jadi, Perlu Minum Cuka Apel?

Jawaban singkatnya: boleh, tapi jangan berharap keajaiban.

Baca juga: Waspada Diabetes Sejak Muda, Ini Cara Mengontrol Gula Darah agar Tidak Melonjak

Cuka apel bisa jadi tambahan menarik dalam pola makan karena rendah kalori dan menambah cita rasa. Beberapa orang juga merasa terbantu, meski hanya berdasarkan pengalaman pribadi, bukan bukti ilmiah kuat.

Cara Aman Konsumsi Cuka Apel

Kalau mau coba, pastikan tidak diminum langsung ya. Berikut beberapa cara yang lebih aman:

  • Campur 1–2 sendok teh cuka apel ke dalam air hangat, bisa ditambah madu
  • Minum yang sudah diencerkan saat makan
  • Jadikan dressing salad dengan minyak zaitun

Baca juga: Olahraga Singkat Picu Reaksi Listrik Otak yang Bisa Tingkatkan Daya Ingat

  • Gunakan untuk acar simpel biar lebih segar

Cuka apel memang punya potensi manfaat, tapi bukan solusi ajaib untuk semua masalah pencernaan. Kalau kamu punya keluhan serius, tetap prioritaskan pemeriksaan medis daripada coba-coba sendiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Cdhf.ca

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU